
Leo Lelis menunjukkan kelasnya sebagai bek produktif milik Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Penebusan dosa Leo Lelis, cerita bek rasa striker milik Persebaya Surabaya menjadi kisah yang paling nyaring terdengar di akhir tahun 2025. Bek asing Green Force itu menjawab kritik dengan cara paling elegan, lewat gol dan performa solid di laga penutup 2025.
Persebaya Surabaya menutup laga terakhir tahun kalender dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Persijap Jepara pada laga tunda pekan ke-8 Super League 2025/2026.
Hingga peluit panjang wasit Yudi Nurcahya berbunyi, skor tak berubah dan tiga poin penuh resmi diamankan.
Kemenangan telak tersebut membawa dampak signifikan pada posisi klasemen sementara. Green Force melesat ke peringkat keenam dengan koleksi 22 poin, menjaga asa tetap bersaing di papan atas.
Sorotan utama malam itu tertuju pada Leo Lelis yang mencetak satu gol penting. Gol tersebut terasa spesial karena datang tak lama setelah kritik pedas akibat gol bunuh diri saat menghadapi Borneo FC.
Momen itu layak disebut sebagai penebusan dosa Leo Lelis bersama Persebaya Surabaya. Dari pemain yang sempat dipertanyakan, ia bertransformasi menjadi figur penentu di lini belakang sekaligus ancaman di kotak penalti lawan.
Julukan “bek rasa striker” kembali menggema dari tribun Bonek. Label tersebut sebenarnya sudah melekat sejak Leo Lelis pertama kali diumumkan sebagai rekrutan anyar Persebaya Surabaya musim ini.
Kontribusi ofensif Leo Lelis bukan cerita baru. Selama berseragam Persebaya Surabaya, ia sudah mencatatkan 39 pertandingan dengan torehan tujuh gol dari posisi bek.
Catatan disiplin dan durasi bermainnya juga menunjukkan peran sentral di tim. Leo Lelis mengoleksi sembilan kartu kuning, satu kartu merah, serta total menit bermain mencapai 3.170 menit.
Musim ini, statistiknya tetap mencerminkan kepercayaan pelatih. Dari delapan pertandingan, ia mencetak satu gol, menerima satu kartu merah, dan bermain selama 441 menit.
Laga kontra Persijap Jepara menjadi panggung pembuktian paling segar. Leo Lelis tampil penuh 90 menit dan mencetak satu gol dari satu-satunya percobaan yang ia lepaskan.
Data pertandingan menunjukkan efisiensi tinggi. Expected Goals mencapai 0,44 dan seluruh tembakannya tepat sasaran dengan akurasi 100 persen.
Kontribusinya tak berhenti di aspek menyerang. Ia mencatat dua tekel sukses, satu intersep, tiga sapuan, satu blok tembakan, dan empat kali pemulihan bola sepanjang laga.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
