Koko Ari comeback usai cedera panjang saat Persebaya Surabaya kalahkan Persijap Jepara 4-0. (Istimewa)
JawaPos.com—Moncernya debut Koko Ari menjadi salah satu cerita paling menarik saat Persebaya Surabaya menggunduli Persijap Jepara dengan skor telak 4-0. Laga tunda pekan ke-8 Super League 2025/2026 itu menjadi panggung pembuktian bek kiri yang baru kembali dari cedera panjang.
Persebaya Surabaya menutup laga terakhir tahun ini dengan performa meyakinkan di hadapan pendukung sendiri. Sejak awal pertandingan, Green Force tampil agresif dan menunjukkan dominasi permainan.
Tekanan demi tekanan membuat Persijap Jepara kesulitan mengembangkan permainan sepanjang laga. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Yudi Nurcahya, skor 4-0 tak berubah untuk kemenangan Persebaya Surabaya.
Kemenangan besar ini terasa semakin lengkap karena hadirnya nama Koko Ari di lapangan. Pemain yang terakhir kali bermain kompetitif pada 6 April 2025 itu akhirnya kembali merumput setelah melewati masa pemulihan yang panjang.
Saat cedera, Koko Ari masih berseragam Madura United dan harus menepi cukup lama. Kepindahannya ke Persebaya Surabaya musim ini sempat menimbulkan tanda tanya soal kondisi fisiknya.
Keraguan itu perlahan terjawab ketika Koko Ari dipercaya tampil menghadapi Persijap Jepara. Meski belum bermain penuh, debutnya langsung memberi dampak positif bagi permainan tim.
Koko Ari mencatatkan satu pertandingan dengan durasi bermain 61 menit. Waktu tersebut dimanfaatkan dengan efektif untuk menunjukkan kualitas dan ketenangannya di sisi lapangan.
Akurasi umpan menjadi salah satu catatan menonjol dalam debutnya bersama Green Force. Dari 22 umpan yang dilepaskan, 19 di antaranya sukses dengan persentase akurasi mencapai 87 persen.
Kontribusi bertahan Koko Ari juga cukup solid dalam laga tersebut. Dia mencatatkan satu tekel sukses, satu intersep, dan dua sapuan yang membantu menjaga pertahanan tetap rapat.
Selain itu, Koko Ari sempat sekali dilanggar lawan dan tetap bermain dengan tenang. Dia juga mencatatkan satu umpan silang yang membuka ruang serangan dari sisi kiri.
Statistik tersebut menjadi sinyal positif bagi Persebaya Surabaya. Terlebih, ini merupakan laga pertama Koko Ari setelah absen panjang dari sepak bola kompetitif.
Secara permainan, Persebaya Surabaya tampil sangat dominan sepanjang pertandingan. Lini tengah dan depan mampu mengalirkan bola dengan cepat dan efektif.
Empat gol yang tercipta menjadi bukti keunggulan Green Force atas Persijap Jepara. Tim tamu nyaris tak mampu keluar dari tekanan hingga akhir laga.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
