Gali Freitas jadi salah satu pemain asing paling moncer di Persebaya Surabaya. (Instagram/@galifreitas21)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya untung Rp 17,38 miliar karena 3 pemain asing moncer di Super League 2025/2026 menjadi gambaran konkret bagaimana investasi cerdas bisa berdampak langsung pada performa tim. Di tengah perjalanan musim yang belum sepenuhnya stabil, trio asing ini tampil konsisten dan memberi nilai tambah signifikan bagi Green Force.
Nilai keuntungan Rp 17,38 miliar berasal dari akumulasi harga pasaran tiga pemain asing yang performanya menanjak sepanjang separuh musim Super League 2025/2026.
Angka itu bukan sekadar nominal, tetapi cerminan kontribusi nyata di lapangan yang membuat Persebaya tetap kompetitif.
Francisco Rivera menjadi sosok paling sentral dalam permainan Persebaya Surabaya musim ini. Gelandang serang asal Meksiko itu menjelma otak permainan yang menghubungkan lini tengah dan depan dengan tempo serta visi bermain yang matang.
Rivera memiliki harga pasaran Rp 6,95 miliar dan terus menunjukkan kualitasnya sejak bergabung pada musim 2024/2025. Statusnya sebagai pemain terbaik Super League 2023/2024 terbukti bukan kebetulan, melainkan hasil dari konsistensi performa.
Pemain bernomor punggung 7 tersebut lahir di San Luis Potosí pada 23 September 1994 dan kini berusia 31 tahun. Meski tak lagi muda, kematangan Rivera justru membuat permainan Persebaya lebih rapi dan terstruktur.
Hingga pekan ke-15 Super League 2025/2026, Rivera mencatatkan 10 penampilan dengan kontribusi 3 gol dan 3 assist. Statistik ini menegaskan perannya sebagai kreator utama serangan Green Force.
Statistik Francisco Rivera menunjukkan 886 menit bermain dengan Expected Goals (xG) 2,58 dan total 12 percobaan tembakan. Ia juga mencatatkan 4 assist, 19 key pass, akurasi umpan 72 persen, serta sempat menerima 2 kartu merah.
Nama kedua yang tak kalah penting adalah Bruno Moreira dengan nilai pasar Rp 6,95 miliar. Winger asal Brasil ini kembali membuktikan diri sebagai salah satu pemain paling konsisten di skuad Persebaya.
Bruno Moreira Soares lahir di Sao Paulo pada 8 April 1999 dan kini berusia 26 tahun. Kecepatan, agresivitas, serta kemampuan bermain dengan dua kaki membuatnya selalu menjadi ancaman bagi pertahanan lawan.
Sejak pertama kali bergabung pada musim 2021/2022, Bruno telah menjadi ikon lini serang Persebaya Surabaya.
Dari total 104 penampilan Super League, ia mencatatkan 32 gol dan 11 assist, sebuah catatan yang menunjukkan stabilitas performa.
Musim ini, Bruno tampil dalam 13 pertandingan dengan kontribusi lima gol dan satu assist. Perannya sangat krusial dalam membangun serangan cepat maupun memecah kebuntuan di laga-laga ketat.
Statistik Bruno Moreira mencatatkan 1.170 menit bermain dengan Expected Goals (xG) 4,23 dan 16 total percobaan tembakan. Akurasi umpannya mencapai 78 persen dengan 13 key pass dan tanpa kartu merah.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
