Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Desember 2025 | 20.49 WIB

Kegagalan Timnas U-22 di SEA Games 2025, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

Kapten Timnas Indonesia U-22 Ivar Jenner saat laga menghadapi Myanmar di SEA Games 2025. (Instagram Ivar Jenner) - Image

Kapten Timnas Indonesia U-22 Ivar Jenner saat laga menghadapi Myanmar di SEA Games 2025. (Instagram Ivar Jenner)

JawaPos.com-Kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 menimbulkan tanda tanya besar terkait sikap PSSI mengevaluasi hasil ini. Namun, salah satu pengurus diminta bertanggung jawab atas kegagalan tersebut, tapi bukan Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI.

Timnas Indonesia U-22 telah gugur dari SEA Games 2025. Kepastian ini didapat setelah langkah Garuda Muda terhenti di fase grup meski meraih kemenangan 3-1 atas Myanmar pada laga pamungkas grup C, di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Jumat (12/12) malam.

Kemenangan itu belum cukup untuk meloloskan skuad Garuda Muda ke semifinal SEA Games 2025. Pasalnya, hanya satu runner-up terbaik yang berhak maju ke empat besar dan tim itu adalah Malaysia karena unggul produktivitas gol.

Tommy Welly selaku pengamat sepakbola senior melontarkan kritik pedas dan keras terhadap manajemen Timnas Indonesia U-22 usai gagal lolos dari penyisihan grup di SEA Games 2025. Towel, sapaan akrab Tommy Welly, dalam sebuah acara menyebut bahwa performa Timnas Indonesia U-22 secara keseluruhan jelek. Dia meluapkan kekecewaannya karena performa Garuda sebelumnya digadang-gadang sebagai tim kuat dengan kehadiran empat pemain naturalisasi.

"Overall permainan jelek. Di awal banyak prediksi bahwa ini tim bagus dan kuat, apalagi bisa kalahkan Mali. Lalu mewah karena ada empat pemain naturalisasi. Saya paradoks ya, ini gagal," kata Towel dalam keterangannya.

Menurut Towel, kegagalan Timnas U-22 ini berakar pada dua masalah utama. Yakni kepelatihan dan favoritisme dalam pemilihan tim pelatih. Pada aspek kepelatihan, Towel membandingkan durasi pemusatan latihan atau training camp (TC) yang lebih lama dari tim lain. Namun hasilnya justru mengecewakan.

"TC tim ini lebih lama ketimbang TC lain untuk AFF atau U23. Bahkan Sumardji, tim manajer bilang, ini suasana bagus, mirip era STY, tapi kenyataannya seperti ini. Flop jauh sekali," ungkap Towel.

Pengamat yang dikenal cukup kontroversi itu juga mengkritisi taktik yang digunakan, terutama ketergantungan berlebihan pada satu strategi yang dianggapnya sebagai tanda keputusasaan.

"Saya kritisi cara main. Harus menang betul. Cuma jika selalu mengandalkan lemparan ke dalam itu tanda tidak punya akal dan cara. Berapa kali Robi Darwis lakukan itu? Saya pun tak tahu Robi Darwis main di bek kiri atau central? Ada kebingungan di Indra Sjafri," terang dia.

Selain itu, Towel juga menyinggung Wakil Ketua Umum I PSSI Zainudin Amali yang sebelumnya terang-terangan memuji Indra Sjafri sebagai pelatih bertangan dingin dan mengedepankan sports science. Kini pujian itu dipertanyakan.

"Lalu Zainuddin Amali bilang Indra pelatih bagus, bertangan dingin, pendekatan sports science, bla.. bla sehingga target emas. Tapi itu semua hanya omong kosong. Saya pertanyakan pernyataan itu. Argumentasi Zainuddin Amali tidak ada satupun yang benar soal sepakbola," kata Towel.

Lebih lanjut Towel menyebut pemilihan Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-22 bukan didasarkan pada mekanisme yang benar atau kompetensi. Melainkan karena adanya faksi dan favoritisme di tubuh Timnas SEA Games 2025.

"Timnas SEA Games 2025 itu faksinya Zainuddin Amali sementara Amali tidak punya ruang lingkup sepakbola. Dia memilih Indra Syafri karena favoritisme saja, sementara banyak pelatih lainnya yang bagus yang sudah lisensi pro. Tapi kenapa Indra Syafri terus," ungkap Towel.

Towel pun menegaskan bahwa sebagai untuk Timnas U-22 SEA Games 2025 ini, Zainuddin Amali tidak bisa lepas tangan dari hasil buruk ini. "Jadi sebagai PIC untuk timnas ini adalah Amali maka dia harus tanggung jawab," ucap dia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore