Zlatan Ibrahimovic jadi salah satu pemenang Puskas Award. (Instagram Zlatan Ibrahimovic)
JawaPos.com — Pertanyaan siapa yang akan memenangkan Puskas Award 2025 kembali mencuat seiring ditutupnya masa voting dan meningkatnya antusias publik dunia. Penghargaan untuk gol terindah ini selalu memunculkan kisah dramatis dan kejutan sejak pertama kali digelar pada 2009.
FIFA Puskas Award menjadi panggung ikonik bagi para pencetak gol spektakuler dari berbagai benua.
Gelar ini dirancang untuk menghormati Ferenc Puskas dan setiap edisinya menghadirkan momen magis yang mengubah seorang pemain menjadi sorotan global dalam semalam.
Sejak era pertama, daftar pemenangnya memuat nama-nama besar yang golnya masih sering dibicarakan hingga kini.
Cristiano Ronaldo menjadi pembuka kejayaan Puskas Award pada 2009 lewat sepakan jarak jauhnya bersama Manchester United.
Tradisi itu berlanjut pada 2010 ketika Hamit Altıntop membawa Turki meraih sorotan dunia lewat tendangan voli keras yang membuat juri terpukau.
Pada 2011, Neymar menciptakan gol solo run brilian untuk Santos yang langsung menancapkan namanya sebagai salah satu pesepak bola paling berbakat di era modern.
Tahun 2012 menjadi panggung Miroslav Stoch dari Fenerbahçe dengan tembakan first-time yang melengkung indah ke pojok gawang.
Zlatan Ibrahimovic kemudian mengambil alih sorotan 2013 melalui gol akrobatik setengah lapangan ke gawang Inggris yang masih dianggap salah satu gol terbaik sepanjang masa.
James Rodriguez memenangi edisi 2014 setelah gol volley luar biasanya di Piala Dunia membuat dunia tak berkedip.
Setahun kemudian, Wendell Lira menjadi kisah dongeng sepak bola Brasil saat ia mengalahkan Lionel Messi dalam voting publik.
Asia Tenggara mencatat sejarah pada 2016 ketika Mohd Faiz Subri dari Penang FC memenangkan Puskas Award lewat tendangan bebas melengkung yang tak masuk akal arahnya.
Olivier Giroud kemudian melanjutkan tren gol artistik pada 2017 lewat tendangan “scorpion kick” yang memukau penggemar Arsenal dan dunia.
Tahun 2018 menjadi milik Mohamed Salah setelah aksinya melawan Everton mencuri perhatian panel juri. Pada 2019, Dániel Zsóri membawa kejutan besar untuk Debrecen dengan bicycle kick-nya yang terjadi di laga debut profesional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022