
Marcos Santos siap bawa Arema FC curi poin di kandang Malut United. (Dok. Arema FC)
JawaPos.com - Misi Mustahil Marcos Santos kembali diusung Arema FC saat menantang ketangguhan Malut United di Gelora Kie Raha. Laga lusa menjadi ajang pembuktian siapa yang paling konsisten di antara dua tim yang sedang sama-sama memegang rekor unbeaten.
Arema FC datang dengan modal enam laga tandang tanpa kekalahan sejak awal musim. Rekor itu membuat Singo Edan percaya diri untuk menargetkan tiga poin meski sadar medan laga tidak akan mudah.
Malut United pun tampil dengan reputasi mengilap setelah selalu meraih poin dalam enam pertandingan terakhir. Laskar Kie Raha menjelma sebagai salah satu tim paling stabil dalam periode penting Liga 1 2024/2025.
Duel ini semakin menarik karena kedua tim sudah sama-sama menunjukkan tren performa yang sulit dihentikan. Catatan tak terkalahkan yang dibawa Arema FC dan Malut United membuat atmosfer sebelum kickoff sudah memanas.
Namun, Arema FC menyimpan kenangan pahit di Gelora Kie Raha. Singo Edan sebelumnya tumbang 1-2 di venue ini dan hanya mampu mencetak satu gol lewat aksi Muhammad Rafli.
Kekalahan tersebut menjadi alarm bagi Marcos Santos untuk lebih cermat mempersiapkan tim. Dia memahami betul bermain di Ternate selalu menghadirkan tantangan tersendiri bagi tim tamu.
Marcos mengakui kualitas permainan skuad Hendri Susilo yang semakin matang dari pekan ke pekan.
”Mereka juga selalu menunjukkan permainan yang solid di setiap pertandingan,” ujar pelatih asal Brasil itu.
Menurut Marcos, komposisi pemain Malut United menjadi alasan utama mengapa mereka dapat tampil konsisten. Ia menilai para pemain Laskar Kie Raha punya karakter bermain yang jelas dan mampu menjaga ritme permainan dalam tekanan.
Produktivitas gol turut menjadi sorotan penting dalam pengamatan Marcos. Ia menyebut Malut United sangat efektif dalam memanfaatkan peluang sehingga mampu mengoleksi 19 gol dari 11 laga.
Jumlah tersebut menempatkan mereka sebagai tim paling subur ketiga musim ini. Kekuatan lini serang yang merata membuat Arema FC harus bersiap menghadapi berbagai skema serangan.
Para pemain seperti Gustavo Franca, David Da Silva, Ciro Alves, Tyronne del Pino, Yance hingga Yakob Sayuri menjadi ancaman nyata.
“Semua lini mereka bisa mencetak gol, dan itu yang wajib kami waspadai,” tegas Marcos.
Marcos meminta pemainnya mengurangi kesalahan kecil yang sering menjadi pemicu kebobolan.
“Kami harus mengurangi kesalahan jika ingin mendapat hasil maksimal (kemenangan),” ujarnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
