Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 November 2025 | 17.46 WIB

Bocor! Bruno Moreira Sempat Pasang Badan Bela Eduardo Perez Sebelum Dipecat Persebaya Surabaya

Bruno Moreira kapten Persebaya Surabaya sempat berikan dukungan ke Eduardo Perez ketika banjir kritik usai laga Persebaya Surabaya vs Arema FC. (Persebaya Surabaya) - Image

Bruno Moreira kapten Persebaya Surabaya sempat berikan dukungan ke Eduardo Perez ketika banjir kritik usai laga Persebaya Surabaya vs Arema FC. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Bocor! Kapten Persebaya Surabaya Bruno Moreira ternyata sempat pasang badan membela Eduardo Perez sebelum sang pelatih resmi dipecat hanya beberapa jam setelah derbi melawan Arema FC. Hal itu tercermin dari pernyataannya yang menegaskan kerja keras Perez selama mempersiapkan skuad Green Force menghadapi laga penuh tensi tersebut.

Bruno menyatakan ia menyaksikan sendiri bagaimana Perez bekerja setiap hari untuk membentuk tim yang solid.

“Saya melihat sendiri bagaimana pelatih bekerja setiap hari,” ucapnya tegas, Sabtu (22/11/2025).

Ia menjelaskan Perez selalu memberikan arahan detail kepada para pemain, baik saat latihan individu maupun saat pertemuan tim.

Menurutnya, pendekatan intens itu dilakukan demi meningkatkan kualitas permainan dan menjaga ritme kompetitif Persebaya Surabaya.

Selain memuji kerja pelatihnya, Bruno juga memahami tingginya ekspektasi suporter dalam laga yang sarat gengsi melawan Singo Edan.

Baginya, dukungan langsung puluhan ribu Bonek menjadi energi besar sekaligus tekanan yang tidak bisa dihindari para pemain.

Hal itu membuat hasil imbang 1-1 terasa pahit karena para pemain sudah bekerja keras sepanjang pekan.

Ia mengakui suasana di ruang ganti usai pertandingan cukup berat, terutama karena target tiga poin sebenarnya sudah dicanangkan sejak awal persiapan.

Bruno kemudian menyinggung perasaan suporter yang kecewa karena Persebaya Surabaya gagal menang di laga penting tersebut.

“Mereka datang untuk tiga poin, dan kami paham rasa frustrasi itu,” ungkap pemain berusia 26 tahun itu yang sudah memahami karakter Bonek dari waktu ke waktu.

Menurutnya, dua kalimat tersebut bukan sekadar pembelaan melainkan cerminan kedekatan emosional pemain dengan suporter.

Ia menilai kekecewaan itu sangat wajar karena Bonek selalu hadir dengan harapan besar untuk melihat timnya menang.

Usai pertandingan, seluruh pemain, staf, dan pelatih bergerak menuju tribun untuk meminta maaf secara langsung.

Sikap itu dilakukan karena mereka ingin menunjukkan rasa hormat terhadap suporter yang sudah memberikan dukungan penuh sejak menit awal.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore