Eduardo Perez dikabarkan dipecat dari Persebaya Surabaya usai ditahan imbang Arema FC. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya resmi menghentikan kerjasamanya dengan pelatih Eduardo Perez setelah hanya bermain imbang 1-1 dalam laga bertajuk Derbi Jatim kontra Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (22/11).
Dikutip dari akun Instagram resmi klub, terhitung sejak kemarin atau hanya beberapa jam setelah Derbi Jatim berakhir, Eduardo Perez sudah tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala Persebaya.
Masih dari sumber yang sama, pihak manajemen Persebaya juga sudah menyiapkan sosok pelatih pengganti dengan kontrak jangka panjang, hanya saja belum diumumkan resmi ke publik karena masih menyelesaikan beberapa urusan legalitas.
Sebelum dipecat, Eduardo Perez sendiri mengakui bahwa ia kecewa dengan hasil imbang lawan Arema FC karena seharusnya laga tersebut bisa menjadi momen untuk kembali mendulang tiga poin di kandang sendiri.
"Kami tampil dominan dan menciptakan banyak peluang yang seharusnya bisa memastikan kemenangan, dan babak pertama menjadi salah satu performa terbaik kami musim ini," ujarnya seperti dikutip dari Antara.
Terlepas dari itu, Coach Edu menilai dalam sepak bola, meskipun bermain bagus, tapi tak akan ada gunanya jika gagal meraih kemenangan.
"Kami bermain lebih baik dan punya banyak peluang, tapi ini sepak bola, yang dihitung adalah gol," imbuhnya.
Pemecatan terhadap Eduardo Perez ini semakin mempertegas bahwa Persebaya tidak berjodoh dengan pelatih asal Spanyol.
Sebagai informasi, pada pertengahan musim 2023/2024, Green Force pernah dilatih oleh juru taktik asal Spanyol yaitu Josep Gombau. Kala itu ia digadang-gadang bisa mengerek performa Persebaya setelah sempat merosot tajam di era Aji Santoso pada musim tersebut.
Apalagi, pengalamannya di staf kepelatihan Barcelona Junior membuat Bonek dan manajemen memasang ekspektasi tinggi terhadapnya.
Namun ternyata, hasilnya jauh dari harapan. Mengutip dari Transfermarkt, pada laga perdananya, kegagalan Gombau sudah terlihat. Persebaya takluk dari Madura United dengan skor telak 3-0 di Bangkalan.
Bonek pun terbelah. Ada yang membela karena masih pertandingan pertama, namun ada juga yang sudah mengkritik tajam karena ekspektasi mereka cukup tinggi.
Gombau pun sempat mendapat pujian setelah pada laga keduanya, yaitu bertajuk Derbi Jatim menghadapi Arema FC, Persebaya sukses meraih kemenangan meyakinkan 3-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
Namun, setelah itu, Green Force anti klimaks. Mereka ditahan imbang Dewa United 1-1, lalu terjun bebas dengan menelan tiga kekalahan beruntun menghadapi Persib (2-3), Bali United (3-1), dan Persik Kediri (4-0).

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
