Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 November 2025 | 01.18 WIB

Pesimis atau Realistis? Timnas Sepak Bola Indonesia Hanya Bidik Perak dan Perunggu di SEA Games 2025, Ini Penjelasan Menpora Erick Thohir

Menpora Erick Thohir beberkan target Timnas Indonesia di SEA Games 2025 cabang olahraga sepak bola. (Dok. Instagram/@erickthohir) - Image

Menpora Erick Thohir beberkan target Timnas Indonesia di SEA Games 2025 cabang olahraga sepak bola. (Dok. Instagram/@erickthohir)

JawaPos.com - Medali perak untuk timnas putra dan perunggu untuk timnas putri menjadi target cabang sepak bola Indonesia di SEA Games 2025. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Menpora Erick Thohir dalam konferensi pers di Jakarta.

"Kalau dari sepak bola sendiri, (berdasarkan) hasil evaluasi dari pada tim Kemenpora, kemarin kalau tidak salah PSSI mengusulkan (target timnas) putri (meraih medali) perunggu, lalu di putra (meraih medali) perak, itu targetnya," ujar Erick, dikutip dari ANTARA, Jumat (21/11).

Pernyataan tersebut memicu perhatian publik karena target kali ini lebih rendah dari pencapaian Garuda Muda yang sukses meraih emas di SEA Games Kamboja 2023. Namun, Erick menegaskan target itu bukan keputusan sepihak, melainkan hasil dari rangkaian evaluasi mendalam antara tim Kemenpora dan federasi. 

Situasi ini semakin menarik karena sepak bola selalu menjadi cabang dengan sorotan terbesar di setiap ajang multievent Asia Tenggara. Publik kerap memasang ekspektasi tinggi pada performa tim nasional, sehingga penurunan target kali ini terasa kontras dengan euforia prestasi sebelumnya.

Erick menjelaskan evaluasi yang dilakukan tidak hanya memotret kondisi tim saat ini, tetapi juga kesiapan jangka panjang menuju turnamen Desember mendatang. Ia menyebut keputusan itu merepresentasikan gambaran realistis mengenai kekuatan timnas dan kualitas lawan di Thailand.

Di luar sepak bola, pemerintah justru menargetkan hasil lebih besar dari sejumlah cabang olahraga unggulan. Panahan dipatok meraih empat emas, bulu tangkis dua emas, akuatik tiga emas, taekwondo satu emas, judo satu emas, dan atletik empat emas untuk mendongkrak posisi Indonesia di klasemen akhir. 

Cabang-cabang lain yang masuk kategori unggulan juga mendapat penilaian positif setelah grafik performa atletnya terus meningkat sepanjang tahun pemusatan latihan. Kemenpora berharap cabang tersebut menjadi tulang punggung perolehan emas Indonesia di Thailand nanti.

Walau target sepak bola turun, Erick memastikan proses pembangunan tim nasional tetap berada di jalur yang benar.

"Jadi seperti itu yang disampaikan kepada kami dari hasil evaluasi," ucapnya, menegaskan arah keputusan telah melalui pertimbangan menyeluruh.

PSSI juga telah menyampaikan laporan lengkap terkait kekuatan tim putra dan putri, meliputi komposisi pemain, agenda kompetisi, hingga kesiapan menghadapi lawan-lawan utama. Hasil itu kemudian dianalisis tim review hingga akhirnya target perak dan perunggu dinilai paling rasional dicapai.

SEA Games 2025 digelar pada Desember di Thailand, sehingga persiapan timnas harus selaras dengan kalender kompetisi domestik yang cukup padat. Kondisi ini membuat koordinasi antara klub dan PSSI menjadi sangat penting agar pemain tetap dalam kondisi puncak saat turnamen. 

Penetapan target yang lebih rendah tidak dimaknai sebagai turunnya kepercayaan terhadap tim nasional, melainkan strategi realistis untuk menjaga stabilitas pembinaan. Kemenpora menilai regenerasi pemain muda terus berjalan dan membutuhkan waktu agar kembali mencapai performa terbaik seperti tahun-tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, kontingen Indonesia mendapat target besar dengan menembus 85 medali emas pada SEA Games kali ini. Sebanyak 996 atlet dikirim untuk bertanding di 48 dari total 50 cabang olahraga yang dipertandingkan, menjadikan kontingen tahun ini salah satu yang terbesar. 

Erick menyebut target 85 emas dirancang untuk mempertahankan posisi Indonesia di peringkat tiga seperti di SEA Games Kamboja 2023. Ia menilai persaingan semakin ketat karena negara-negara Asia Tenggara lain juga meningkatkan kualitas pembinaan atlet mereka. 

Untuk itu, 17 cabang olahraga unggulan menjadi fokus utama pemerintah agar target emas tidak meleset. Persiapan teknis, pemantauan performa atlet, dan evaluasi berkala dilakukan secara intensif menjelang keberangkatan ke Thailand.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore