Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Agustus 2026 | 15.43 WIB

Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir

Kekhawatiran seputar program nuklir Iran telah meningkat setelah pengumuman Energi Atom internasional PBB minggu lalu. (Organisasi Energi Atom Iran melalui AP, File). - Image

Kekhawatiran seputar program nuklir Iran telah meningkat setelah pengumuman Energi Atom internasional PBB minggu lalu. (Organisasi Energi Atom Iran melalui AP, File).

JawaPos.com - Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai potensi perlombaan senjata nuklir di Timur Tengah memicu respons resmi dari Kedutaan Besar Iran di Indonesia. Melalui akun X resminya, Kedubes Iran menegaskan bahwa Republik Islam Iran tidak pernah mengejar kepemilikan senjata nuklir dan tidak memiliki rencana untuk mengembangkannya.

Pernyataan tersebut muncul setelah pidato Prabowo yang menyinggung kekhawatiran dunia terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah dan kemungkinan munculnya efek domino kepemilikan senjata nuklir di kawasan.

"The Islamic Republic of Iran tidak pernah mengejar kepemilikan senjata nuklir dan tidak akan pernah melakukannya," demikian dikutip dari akun X resmi Kedutaan Besar Iran di Indonesia.

Kedubes Iran Jelaskan Program Nuklirnya

Selain membantah tudingan mengenai kepemilikan senjata nuklir, Kedubes Iran juga mengunggah penjelasan mengenai program nuklir negaranya dengan tema 'Transparan, Damai, Sesuai Hukum Internasional'.

Dalam penjelasan tersebut, Iran menyebut program nuklirnya berlandaskan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT) dan ditujukan untuk kepentingan damai.

"Berlandaskan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT), menjalankan hak atas pemanfaatan energi nuklir untuk tujuan damai. Dilaksanakan sesuai dengan hukum internasional," demikian isi keterangan yang diunggah.

Pada bagian transparansi, Iran juga menegaskan bahwa seluruh aktivitas nuklirnya berada di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

"Berada di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Menerapkan salah satu rezim inspeksi nuklir paling ketat di dunia. Tidak ditujukan untuk pengembangan senjata nuklir," tulis Kedubes Iran.

Sementara itu, dalam bagian prinsip dan komitmen, Iran menyatakan bahwa senjata nuklir bertentangan dengan doktrin pertahanannya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore