
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel. (Dok. PSIM Yogyakarta)
JawaPos.com–Pelatih PSIM Jogjakarta Jean-Paul van Gastel menyebut, timnya tak ada persiapan khusus menjelang laga Derbi Mataram melawan Persis Solo. Pertandingan pekan ke-12 BRI Super League itu dilaksanakan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (8/11) pukul 19.00 WIB.
Derbi Mataram sudah empat tahun tak digelar. Transfermarkt mencatat derbi ini terakhir dimainkan di kancah kasta kedua sepak bola Indonesia pada 2021. Kala itu, PSIM mencuri tiga poin atas Persis dengan skor 1-0.
”Kami selalu menyiapkan diri untuk setiap laga dengan cara yang sama. Jadi, pertandingan kali ini tidak berbeda dengan pertandingan sebelumnya,” kata Van Gastel seperti dilansir dari Antara.
PSIM tiba di laga ini dengan dua kemenangan beruntun. Mereka mengalahkan Dewa United Banten dan Persik Kediri di kandang.
Sebaliknya, Persis sedang dalam tren negatif setelah tak pernah dalam sembilan laga terakhir. Tujuh di antaranya berakhir kekalahan. Laskar Sambernyawa hanya meraih satu kemenangan di musim ini, tepatnya pada pekan pembuka ketika mereka mempermalukan Madura United dengan skor 2-1.
Kendati tim lawan dalam laju buruk, Van Gastel tetap meminta timnya untuk tak memandang remeh. ”Ketika lawan memiliki kekuatan fisik yang baik dan bermain cepat, kami harus tampil kompak di setiap lini. Kerja sama menjadi hal penting bagi tim kami,” kata pelatih asal Belanda itu.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Rakhmatsho Rakhmatzoda mengaku persiapan timnya sejauh ini berjalan baik. Dia menegaskan Laskar Mataram datang ke Manahan untuk membawa tiga poin.
PSIM di musim ini dikenal sebagai tim terbaik keempat dalam rekor pertandingan tandang, setelah mereka meraih tiga kemenangan dari lima laga tandang yang sudah dijalani.
”Persiapan tim berjalan sangat baik. Kami siap menghadapi derbi besar ini dan berusaha untuk membawa pulang poin,” ucap pemain asal Tajikistan tersebut.
Saat ini, PSIM ada di posisi ketujuh klasemen sementara dengan 18 poin dari 10 laga. Mereka memiliki poin yang sama dengan dua tim di atasnya, Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Pertita Tangerang, yang unggul dalam hal selisih gol.
Performa buruk Persis membuat mereka kini belum keluar dari zona degradasi. Berada di peringkat 17 dengan lima poin atau hanya unggul satu poin dari tim juru kunci Semen Padang.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
