
Andrew Jung saat merayakan gol ke gawang Selangor di AFC Champions League Two 2024/2025. (Dok. Persib)
JawaPos.com- Harapan Selangor untuk melangkah ke fase berikutnya di AFC Champions League Two 2024/2025 memang menipis, namun belum sepenuhnya padam. Kekalahan 0–2 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (24/10), membuat posisi Red Giants semakin terjepit tapi peluang masih ada jika mereka mampu bangkit dengan performa luar biasa di sisa laga.
Kekalahan di Bandung menjadi yang ketiga beruntun bagi Selangor di fase grup. Meski begitu, pelatih interim Christophe Gamel tetap menunjukkan optimisme.
Ia menegaskan timnya masih bisa lolos asal mampu memetik kemenangan di tiga laga tersisa dan memperbaiki kesalahan yang terus berulang.
"Hasil ini memang mengecewakan, tapi ini belum akhir. Kami masih punya tiga pertandingan, dan dalam sepak bola, apa pun bisa terjadi," ujar Gamel usai pertandingan.
"Saya melihat semangat para pemain tetap tinggi meski kalah. Yang penting sekarang adalah belajar dari kesalahan dan kembali lebih kuat di laga berikutnya," lanjutnya.
Untuk menjaga asa lolos, Selangor wajib menyapu bersih kemenangan dalam tiga laga tersisa melawan Persib Bandung (kandang), Bangkok United, dan Lion City Sailors. Namun, mereka juga harus berharap para pesaing di Grup G kehilangan poin di sisa pertandingan.
Saat ini, Persib memimpin klasemen dengan tujuh poin, disusul Bangkok United (enam poin) dan Lion City Sailors (tiga poin). Selangor berada di dasar klasemen tanpa satu pun poin.
Di laga melawan Persib, tuan rumah tampil dominan di depan ribuan Bobotoh. Adam Alis membuka keunggulan Maung Bandung pada menit ke-29 lewat sepakan akurat dari dalam kotak penalti. Situasi Selangor kian sulit setelah Andrew Jung menggandakan keunggulan Persib lewat titik putih pada menit ke-66.
Sementara itu, penyerang andalan Selangor, Faisal Halim, mengaku kecewa karena kerja keras tim di sesi latihan tidak terbayar di lapangan.
"Kami bermain tandang dan saya akui Persib Bandung tim yang bagus. Tapi kami kebobolan dua gol yang seharusnya bisa dihindari satu dari serangan balik dan satu lagi penalti," kata Faisal.
"Kami sudah berlatih keras, tapi di sepak bola, satu kesalahan kecil bisa mengubah segalanya. Kami harus belajar dari kekalahan ini," pungkasnya.
Kekalahan di Bandung memang menjadi pukulan telak, namun Selangor masih memiliki kesempatan untuk membalas. Mereka akan kembali menghadapi Persib pada 6 November mendatang di Stadion Petaling Jaya, Malaysia.
Laga itu diprediksi akan menjadi pertaruhan hidup dan mati bagi Red Giants untuk menjaga harapan bertahan di kompetisi Asia.
