
Timnas Indonesia U-22 di bawah komando Indra Sjafri mulai berlatih bersama dengan jajaran asistennya seperti Bima Sakti dan juga eks pelatih fisik Persebaya Surabaya, Muhamad Alimudin. (Dimas Ramadhan
JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, angkat bicara mengenai hasil drawing atau pengundian SEA Games 2025. Ia lega akhirnya bisa tahu calon lawan skuad Garuda Muda, dan tak merasa dirugikan meski gabung di grup dengan jumlah tim paling banyak.
SEA Games Official Committee (SEAGOC) Thailand telah melakukan drawing sepak bola putra SEA Games 2025. Total ada sepuluh tim yang akan ikut serta dan dibagi menjadi tiga grup berbeda.
Tuan rumah Thailand berada di grup A bersama Kamboja dan Timor Leste. Kemudian Vietnam, Malaysia, dan Laos akan saling beradu kekuatan terbaik di grup B.
Sementara Timnas Indonesia U-22, masuk di grup C. Grup ini paling beda karena jumlah tim kontestan ada empat, yakni Myanmar, Singapura, Filipina.
Artinya, Timnas Indonesia U-22 dipastikan akan lebih lelah ketimbang rivalnya di grup A dan B karena akan menjalani pertandingan fase grup sebanyak tiga kali, lebih banyak dari Thailand dan Vietnam yang juga menempati pot 1.
Tapi, Indra Sjafri sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-22, tampaknya enggan begitu mempermasalahkan. Ia lebih mengambil sikap lain dengan jadi bisa fokus menganalisis lawan-lawan di SEA Game 2025.
“Dengan sudah adanya hasil drawing ini, kita sudah lebih banyak informasi teknis buat mempersiapkan tim, sudah tahu akan menghadapi negara apa saja, berapa kali bermain di grup,” ujar Indra Sjafri saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (19/10) sore.
Pelatih berusia 62 tahun itu pun langsung bergerak cepat. Bersama dengan tim pelatih, ia akan mencari data terkait tim calon lawan-lawannya di grup C.
Semua itu dilakukan Indra Sjafri agar Timnas Indonesia U-22 semakin siap. Apalagi target Garuda Muda adalah mempertahankan medali emas seperti yang sudah ditorehkan pada 2023 lalu.
“Kita sudah tahu siapa lawan pertama kita, dan selanjutnya, serta kita juga sudah bisa mencari data-data Match Analysis calon-calon lawan kita,” ucap dia.
Tak hanya mencari data terkait calon lawan, Indra Sjafri juga mengatakan bakal merancang persiapan dengan baik. Roadmap segera disusun agar Dony Tri Pamungkas dan kolega bisa dapat hasil maksimal di SEA Games 2025.
“Di samping mempersiapkan tim secara baik, tentu nggak kalah penting merancang roadmap dan periodesasi tim dalam menghadapi turnamen nanti,” kata Indra Sjafri.
“Ini agar tim kita bisa bermain maksimal disetiap pertandingan,” tuturnya menambahkan.
Indra Sjafri sendiri sudah mulai menjalani persiapan untuk Timnas Indonesia U-22. Yakni periode FIFA Matchday pada 2-14 Oktober lalu, di mana dia menggelar pemusatan latihan dan mengadakan dua laga uji coba kontra India.
Hasilnya, Timnas Indonesia menelan 1-2 dan hanya ditahan imbang 1-1 oleh India. Garuda Muda pun gagal dapat hasil apik dalam TC perdana ini.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
