Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Oktober 2025 | 19.50 WIB

Kluivert Keluar, Zwiers Bertahan: PSSI Prioritaskan Sistem dan Identitas Lewat Dirtek Eks Yordania

Eduardo Perez senang Persebaya Surabaya dikunjungi Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com - PSSI secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert lebih awal, menggunakan mekanisme yang disebut mutual termination atau kesepakatan bersama antara kedua belah pihak.

Langkah ini diambil untuk menjaga reputasi kedua pihak, terutama Kluivert agar kariernya di masa depan tidak terganggu oleh pemecatan yang terkesan sepihak.

Keputusan ini didasari dari hasil negatif Kluivert yang dinilai tidak sesuai dengan harapan PSSI dan pencinta sepak bola Indonesia, serta adanya pertimbangan dinamika internal dan arah strategis pembinaan timnas ke depan.

Dengan kosongnya kursi pelatih kepala, fokus kini beralih kepada Alexander Zwiers, Direktur Teknik PSSI. Perannya dianggap sangat krusial dan memiliki magis untuk menentukan arah Timnas Indonesia.

Zwiers diibaratkan sebagai arsitek yang bertugas menyusun kerangka dan blueprint program jangka panjang, sementara pelatih kepala hanyalah kontraktor yang mengeksekusi visi tersebut di lapangan.

Salah satu tugas utamanya adalah menentukan siapa sosok pelatih yang akan direkrut, baik untuk tim senior, U-23, maupun U-20 agar target dan strategi pembinaan berjalan sesuai rel yang telah ditetapkan.

Pengalaman Zwiers bersama Federasi Yordania telah berhasil merekrut pelatih yang paham kultur Asia dan lolos Piala Dunia menjadi bukti kompetensinya dalam membangun sistem yang efektif.

Zwiers juga pernah mengutarakan terkait pencapaian terbesar adalah membangun sistem berkelanjutan dan dapat mendukung impian anak-anak untuk menjadi pemain tim nasional atau pemain profesional.

"Filosofi yang dibutuhkan timnas saat ini adalah filosofi yang berasal dari Indonesia, berdasarkan identitas dan konteks Indonesia," ungkap Zwiers.

"Hal ini harus dikembangkan bersama klub-klub, pelatih lokal, dan semua pemangku kepentingan untuk menentukan seperti apa pemain Indonesia itu, nilai-nilai apa yang harus mereka bawa, dan bagaimana gaya bermain yang sesuai," tutupnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore