
Mesin gol Persebaya Surabaya macet di babak pertama saat jamu Semen Padang, Jumat (19/9/2025). (Dok. Media Persebaya)
JawaPos.com — Mesin gol Persebaya Surabaya kembali macet. Bermain di hadapan ribuan Bonek, Green Force harus puas ditahan imbang tanpa gol oleh Semen Padang di babak pertama laga pekan keenam Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (19/9/2025) malam.
Persebaya Surabaya tampil dominan sejak menit awal. Gempuran demi gempuran dilancarkan ke lini pertahanan Kabau Sirah, namun tumpulnya penyelesaian akhir membuat skor tetap kacamata.
Serangan cepat langsung diperlihatkan tuan rumah di menit pertama. Toni Firmansyah melepaskan tembakan on target, tetapi bola masih mudah diamankan kiper Arthur Augusto.
Tak butuh waktu lama, peluang kembali hadir pada menit keenam. Milos Raickovic mencoba melepaskan tembakan, namun arah bola masih melenceng dari sasaran.
Pada menit yang sama, Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas mampu menciptakan peluang matang. Sayang, penyelesaian akhir lini depan Persebaya Surabaya belum mampu memberi ancaman serius.
Tekanan semakin gencar dilakukan Green Force di menit ke-14. Mihailo Perovic mengeksekusi peluang emas, namun tembakannya masih melayang tinggi.
Bruno Moreira Soares juga ikut aktif membantu serangan. Ia sempat menciptakan peluang sekaligus melepaskan tembakan, tetapi bola kembali menyamping dari gawang Semen Padang.
Serangan Persebaya Surabaya sebenarnya cukup variatif dengan kombinasi umpan pendek dan tusukan sayap. Namun, rapatnya lini belakang Semen Padang membuat segala upaya seakan menemui jalan buntu.
Menit ke-17, Raickovic kembali mencoba keberuntungan. Kali ini tendangannya mampu diblok dengan sigap oleh barisan pertahanan lawan.
Hanya berselang semenit, Bruno Moreira juga mendapat ruang tembak. Tetapi, sepakan kerasnya meleset jauh dari target dan membuat frustrasi para pendukung tuan rumah.
Persebaya Surabaya bahkan sempat mengancam lewat bek asingnya, Risto Mitrevski, di menit ke-38. Ia dua kali melepaskan tembakan, namun tetap tak menemui sasaran.
Meskipun peluang demi peluang tercipta, efektivitas Persebaya Surabaya menjadi masalah utama. Raickovic tetap menjadi motor serangan, tapi tanpa penyelesaian akurat skor tak berubah.
Justru menjelang akhir babak pertama, Semen Padang mulai berani keluar menyerang. Firman Juliansyah menggebrak dengan tembakan di menit ke-43, namun masih menyamping.
Dua menit berselang, giliran Cornelius Ezekiel Stewart yang menebar ancaman. Ia melepaskan sepakan keras tepat ke arah gawang Ernando Ari, namun masih bisa ditepis.
Kehadiran Alhassan Wakaso di lini tengah memberi keseimbangan bagi Kabau Sirah. Ia menjadi kreator yang membuat lini serang Semen Padang lebih berani memberi tekanan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
