Persis Solo mengenakan pita hitam saat kalah 0-2 dari tuan rumah Bhayangkara FC du Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Jumat (29/8). (Dok. Instagram Persis Solo)
JawaPos.com - Pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Persis Solo telah berakhir dengan kemenangan tuan rumah. Laga yang dihiasi aksi penggunaan pita hitam oleh tim tamu tersebut berakhir dengan skor 2-0 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Jumat (29/8) sore.
Dua gol Bhayangkara FC dicetak oleh dua penyerang andalannya. Yakni Ilija Spasojevic (24') di babak pertama dan Fareed Sadat (53') di babak kedua. Ini jadi kemenangan perdana untuk The Guardians of Saburai di Super League 2025/2026.
Ada pemandangan sedikit berbeda dalam laga kali ini. Persis Solo sebagai tim tamu, menunjukkan penampilan berbeda dari biasanya, di mana para penggawa Laskar Sambernyawa mengenakan pita hitam.
Penggunaan pita hitam sebagai tanda atau simbol universal untuk menunjukkan rasa kehilangan, kesedihan, dan penghormatan terakhir kepada seseorang yang telah meninggal.
Persis Solo sengaja menggunakan pita hitam untuk mengenang Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dunia pada Kamis (28/8) malam. Dia jadi korban kericuhan karena dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob ketika aparat berusaha membubarkan massa aksi.
Namun aksi itu hanya dilakukan oleh Persis Solo. Bhayangkara FC selaku tim tuan rumah, tidak mengenakannya. Tim milik Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap seperti laga-laga sebelumnya.
Jalannya Pertandingan
Bhayangkara FC sebagai tuan rumah langsung tampil menekan sejak awal. Bahkan percobaan ancaman pertama didapat oleh Ilija Spasojevic saat laga baru berjalan menit kedua. Tapi dia terjebak offside.
The Guardians of Saburai baru dapat gol di menit ke-24. Adalah Spasojevic yang sukses membobol gawang Persis usai melewati Xandro Schenk yang berada di depan gawang Riyandi.
Setelah gol, Bhayangkara tetap bersemangat untuk menambah keunggulan. Bahkan Fareed Sadat sempat berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-33 usai memanfaatkan umpan Stjepan Plazonja.
Namun gol Sadat itu dianulir karena penyerang Timnas Afganistan tersebut sudah terkena jebakan offside. Pertandingan babak pertama pun berakhir dengan 1-0 untuk tuan rumah.
Pada babak kedua, Bhayangkara FC masih coba mendominasi laga. Stjepan Plazonja hampir membobol gawang Persis pada menit ke-51. Namun sepakannya bisa ditahan oleh kiper Muhammad Riyandi.
Tapi gol kedua akhirnya muncul dua menit kemudian. Fareed Sadat kali ini berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah mendapatkan umpan dari Plazonja di menit ke-53.
Gol ini sempat dilakukan pengecekan Video Assistant Referee oleh wasit. Tapi pada akhirnya sah dan Bhayangkara FC unggul 2-0 atas Persis Solo.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
