Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Agustus 2025 | 20.56 WIB

3 Mimpi Buruk Semen Padang Bikin Berat Kalahkan Dewa United di Haji Agus Salim! Butuh Kerja Keras Raih Poin Penuh

Semen Padang punya misi berat tumbangkan Dewa United di Stadion Haji Agus Salim. (Media Semen Padang)

 

JawaPos.com — Semen Padang FC menghadapi ujian berat saat menjamu Dewa United Banten FC di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat sore (15/8/2025). Tiga kelemahan mendasar alias “mimpi buruk” tim Kabau Sirah berpotensi membuat langkah mereka terjal untuk meraih poin penuh.

Laga pekan ke-2 Super League 2025/2026 ini menjadi sorotan karena kedua tim sama-sama ingin bangkit dari hasil buruk. Semen Padang kalah 0-2 dari Persib Bandung, sedangkan Dewa United takluk 1-3 dari Malut United.

Secara posisi klasemen, Dewa United sedikit lebih baik dan punya modal mental dari rekor pertemuan sebelumnya. Musim lalu, mereka membantai Semen Padang dua kali dengan skor mencolok, 6-0 di Tangerang dan 8-1 di Padang.

Motivasi tuan rumah memang tinggi, tapi fakta di lapangan menunjukkan pekerjaan rumah mereka sangat berat. Apalagi Dewa United datang dengan tekad kuat memutus tren buruk dan mengincar kemenangan pertama musim ini.

Pelatih Jan Olde Riekerink telah menyiapkan skema agresif demi membongkar pertahanan lawan sejak menit awal.

Ia juga meminta para pemainnya fokus penuh agar bisa memanfaatkan kelemahan Semen Padang yang sudah terbaca dari musim lalu.

Di kubu tuan rumah, Eduardo Almeida menegaskan timnya harus tampil lebih disiplin dan efisien. Ia tahu persis jika tiga kelemahan ini tak segera diperbaiki, kemenangan hanya akan menjadi mimpi.

“Nanti kita akan lihat apa yang terjadi di akhir musim, bisa saja kami bisa memenangkan setiap target pertandingan yang artinya kita bisa jadi juara juga,” kata Almeida dikutip dari I.League, Kamis (14/8/2025).

Namun, optimisme itu harus diiringi pembenahan di lapangan.

Mimpi buruk pertama Semen Padang adalah beban mental akibat hasil buruk. Kekalahan di laga pembuka plus bayang-bayang dibantai musim lalu membuat rasa percaya diri tim cenderung rapuh.

Beban itu makin berat karena mereka bermain di kandang sendiri di depan ribuan suporter. Tuntutan untuk menang justru bisa menjadi tekanan tambahan yang mempengaruhi performa.

Mimpi buruk kedua adalah rapuhnya pertahanan. Musim lalu, Dewa United sukses mengoyak gawang Semen Padang hingga 14 kali hanya dalam dua pertemuan, bukti lini belakang Kabau Sirah masih menjadi titik lemah.

Kekalahan 0-2 dari Persib di laga pembuka pun menunjukkan masalah serupa belum terselesaikan. Jika tidak ada perbaikan signifikan, ancaman kebobolan besar akan kembali menghantui.

Mimpi buruk ketiga adalah produktivitas gol yang minim. Dalam lima laga terakhir, Semen Padang hanya mampu mencetak enam gol, rata-rata 1,2 gol per pertandingan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore