Exco PSSI Arya Sinulingga (dok. PSSI)
JawaPos.com - Postingan Instagram Exco PSSI Arya Sinulingga yang meminta netizen mencarikan 200-240 pemain putri profesional menuai kritik tajam warganet.
Desakan agar Liga Putri segera digelar kembali mencuat ke permukaan. Kejadian ini bermula setelah pertandingan Timnas Wanita Indonesia kontra Taiwan dalam babak kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 di Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (5/6) malam WIB. Penonton yang hadir langsung berteriak kepada Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI untuk merealisasikan Liga Putri.
Namun, Erick Thohir kembali memberikan alasan klasik bahwa Liga Putri belum bisa terlaksana saat ini. Minimnya jumlah talenta yang tersedia menjadi hambatan utama PSSI dalam menggelar kompetisi tersebut.
"Timnya dibagi berapa? Saya tidak tahu nanti. (Seperti Piala Presiden?) Timnya siapa yang main? (Misal seperti Persiputri). Timnya tidak ada. Timnya belum ada. Semua masih terkumpul di Timnas. Harus sabar gitu," ujar Erick Thohir saat diwawancarai wartawan.
Sindir Balik Netizen
Sejalan dengan pernyataan Ketum PSSI, Arya Sinulingga justru melontarkan sindiran kepada masyarakat yang terus mendesak penyelenggaraan Liga Putri. Melalui akun Instagram pribadinya @arya.m.sinulingga, pejabat Exco PSSI ini malah meminta warganet untuk mencarikan 200-240 talenta putri berkualitas profesional supaya Liga Putri bisa terwujud.
"Kenapa banyak sekali usulan pemain yang mau dinaturalisasi dari netizen? Bahkan, banyak sekali nama yang diusulkan tanpa pernah diminta oleh federasi (PSSI). Tapi, kenapa disuruh mencari 200-240 pemain putri yang kaliber profesional sulit sekali dilakukan?" demikian tulis Arya Sinulingga.
Dua Tahun Belum Berhasil
Arya Sinulingga kemudian menjelaskan bahwa PSSI telah berupaya memenuhi target jumlah pemain tersebut selama dua tahun belakangan. Akan tetapi, hingga saat ini target tersebut masih belum tercapai karena tingkat kesulitannya yang tinggi.
"Sejak dua tahun ini, kami sedang bekerja menghasilkan 200-240 pemain profesional putri dengan membangun kompetisi-kompetisi lokal dan usia muda dan sangat sulit. Serta, itu butuh waktu," tambahnya.
Menpora Turun Tangan
Merespons tekanan yang terus menguat, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyatakan akan menekan PSSI supaya segera menggelar Liga Putri. Menurutnya, Liga Putri justru dapat membantu PSSI mencapai target mendapatkan sebanyak mungkin talenta putri.
"Ini nanti akan kami tanyakan juga karena kami juga ingin Liga Putri ini segera diselenggarakan. Mungkin nanti saya akan memberikan masukan kepada PSSI bahwa mungkin ya bisa diselenggarakan juga secara praktis, jadi mungkin jangan yang bersifat grande dulu. Ini kita memulai untuk memberikan pemicu dan juga suntikan agar atlet-atlet putri bola se-Indonesia ini bisa ter-scouting," kata Dito kepada wartawan pada Rabu (9/7) sore WIB.
Netizen Beri Jawaban Telak
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
