
Laga Jepang vs Timnas Indonesia. (Dok. JFA)
JawaPos.com — Timnas Indonesia benar-benar tak berdaya ketika dibantai Jepang dengan skor telak 6-0 dalam laga pamungkas Grup C ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Bertanding di Stadion Panasonic Suita, Osaka, pada Selasa (10/6), para pemain Merah Putih gagal menunjukkan perlawanan yang berarti.
Dari total 90 menit laga, skuad Garuda bahkan tak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Statistik nihil ini semakin menegaskan kesenjangan kualitas antara Indonesia dengan Jepang yang sudah rutin tampil di putaran final Piala Dunia sejak 1998.
Dalam pertandingan tersebut, pelatih Patrick Kluivert menurunkan formasi 3-4-2-1 yang berubah menjadi 5-4-1 ketika bertahan.
Namun, pendekatan super defensif ini tetap tidak mampu menahan gempuran Samurai Biru yang tampil agresif sejak awal laga.
Dua gol cepat pada menit ke-15 dan ke-19 membuat mental pemain Indonesia langsung turun drastis. Gol-gol tersebut dicetak oleh Daichi Kamada dan Takefusa Kubo yang tampil luar biasa sepanjang pertandingan.
Kubo bahkan layak dinobatkan sebagai Man of the Match (MOTM) dengan torehan satu gol dan dua assist yang ia bukukan. Sedangkan Kamada mengukir dua gol dan menjadi ancaman konstan bagi lini belakang Indonesia.
Dalam laga ini, rata-rata rapor pemain Timnas Indonesia hanya mencapai angka 5,8.
Angka ini jadi bukti betapa Indonesia tidak mampu mengimbangi kecepatan, akurasi, dan kedisiplinan Jepang yang tampil lebih efisien di setiap lini.
Kiper Emil Audero mencatatkan empat penyelamatan di babak kedua, namun tetap harus memungut bola enam kali dari gawangnya.
Ia mendapat nilai 5,7 dalam laga debut kompetitifnya untuk Timnas Indonesia, yang langsung harus menghadapi lawan kelas dunia.
Lini belakang Indonesia yang diisi oleh Mees Hilgers (5,8), Jay Idzes (6,0), dan Justin Hubner (5,7) tidak mampu menjaga koordinasi saat ditekan gelombang serangan Jepang.
Kinerja para bek ini semakin terbebani dengan performa buruk Dean James (5,1) yang gagal menjaga sektor kiri pertahanan.
Di sisi kanan, Kevin Diks sempat menunjukkan determinasi sebelum ditarik keluar karena cedera dan digantikan oleh Yakob Sayuri.
Meski hanya tampil sebentar, Diks mencatat nilai tertinggi di lini belakang dengan 6,1, sedangkan Sayuri justru tampil cukup impresif dengan nilai 6,5.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
