Toni Firmansyah mendapatkan jaminan kontrak untuk musim depan dari Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda. (Media Persebaya)
JawaPos.com – Wonderkid Persebaya Surabaya, Toni Firmansyah terus menunjukkan progres positif musim ini. Terbaru, ia dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Liga 1 Pekan ke-32.
Hal itu tidak lepas dari performa impresifnya saat Persebaya menghadapi Semen Padang di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dua pekan lalu, yang berakhir imbang 1-1.
Pada laga tersebut, mengutip dari Liga 1 Match, Toni Firmansyah membukukan satu kreasi peluang, 32 operan sukses, dua tekel bersih, enam kali intersep dan dua sapuan.
Progres permainannya yang terus membaik membuatnya lebih mendapat kepercayaan dari Paul Munster dalam mengisi lini tengah Green Force musim ini, dan menyingkirkan gelandang asal Portugal, Gilson Costa.
Toni pun kembali masuk dalam starting eleven saat Persebaya bertandang ke markas Borneo FC kemarin (18/9). Sayangnya pada menit 77, ia terpaksa digantikan oleh Andhika Ramadhani karena kiper utama Ernando Ari terkena kartu merah.
Pergantian tersebut tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya, Uston Nawawi terpaksa mengubah formasi demi beradaptasi dengan kondisi tim yang hanya bermain dengan 10 orang.
“Ya tentunya kami mengubah formasi ya, menjadi 4-4-1, compact dan defense, lalu mengandalkan serangan balik. Meski bermain dengan 10 orang, kami bisa mendapatkan banyak peluang. Memang belum rezekinya mendapatkan gol kedua,” ujar Uston yang bertugas mengawal timnya dalam dua pertandingan terakhir liga seperti dikutip dari Liga Indonesia Baru.
Terlepas dari keputusan tersebut, performa Toni Firmansyah kemarin masih relatif bagus. Mengutip dari Sofascore, meski hanya bermain selama 77 menit, ia mendapat rating 6,7.
Secara rinci, Toni juga mencatatkan akurasi passing sebesar 77 persen dan melepaskan dua umpan lambung akurat. Ia juga memenangkan delapan duel dan melakukan dua kali clearance.
Sedangkan performanya secara keseluruhan musim ini, ia mendapat rating 7,1. Angka yang cukup tinggi bagi seorang gelandang yang masih berusia 20 tahun.
Jika melihat dari statistik, produk asli akademi Persebaya ini punya kelebihan dalam passing, dimana akurasinya mencapai 83 persen. Dan juga dribling, dimana pemain kelahiran 14 Januari 2005 ini mencatatkan persentase dribel sukses sebesar 74 persen.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
