Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Mei 2025 | 19.04 WIB

Arema FC Buka Suara Usai Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi Akibat Insiden Pelemparan Batu ke Bus Persik Kediri

Bus Persik Kediri jadi sasaran pelemparan batu oleh oknum suporter saat hendak meninggalkan Stadion Kanjuruhan usai mengalahkan Arema FC. (Dok: Twitter TweetPersik)

 

JawaPos.com - Komdis PSSI resmi memberi sanksi larangan menyelenggarakan pertandingan kandang tanpa penonton dan denda senilai Rp 20 juta. 

‎Sanksi tersebut dijatuhkan pasca insiden pelemparan batu terhadap bus pemain Persik Kediri di sekitaran Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

‎Menanggapi sanksi tersebut, pihak Panpel Arema FC menyatakan legawa terhadap keputusan itu dan siap melakukan evaluasi.

‎"Kami dari Panpel Arema FC menerima keputusan dari Komdis PSSI. Ini juga untuk introspeksi dan pembenahan," kata Ketua Panpel Arema FC Erwin Hardiyono seperti dikutip dari Antara.

‎Sanksi Komdis PSSI kepada Panpel Arema FC tertuang dalam surat keputusan bernomor 179/L1/SK/KD-PSSI/V/2025 tertanggal 15 Mei 2025.

‎Erwin juga optimistis adanya sinergitas dengan Presidium Aremania Utas dan berbagai pihak lainnya akan semakin membuat Aremania semakin tertib dan patuh aturan saat menonton langsung di stadion.

‎"Kami semua akan berbenah dan semakin sportif dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan selama pertandingan," imbuhnya.

‎Ia juga percaya terhadap pengusutan dari kepolisian sehingga pelaku pelemparan batu tersebut bisa segera ditangkap dan mendapat efek jera.

‎"Kami percaya pihak kepolisian akan segera mengungkap dan menangkap pelaku penyerangan," tegasnya.

‎Seperti diinformasikan, pada Minggu (11/5) pekan lalu, bus yang mengangkut pemain dan tim pelatih Persik Kediri dilempar batu oleh oknum suporter setelah keluar dari kawasan Stadion Kanjuruhan.

‎Akibatnya, kaca bagian kiri bus mengalami pecah. Sejumlah penumpang bus sampai mengalami luka ringan, salah satunya adalah Pelatih Persik Kediri Divaldo Alves.

‎Polisi pun sedang melakukan penyelidikan untuk memastikan siapa pelaku pelemparan tersebut, di antaranya meminta keterangan 15 saksi serta mengecek rekaman CCTV di area stadion saat kejadian berlangsung.

‎Di sisi lain, pada pertandingan tersebut, Arema dilumat Persik Kediri dengan skor 0-3. Padahal, bagi Singo Edan, duel tersebut merupakan laga spesial karena menandai Arema FC kembali berkandang di Stadion Kanjuruhan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore