Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Mei 2025 | 16.45 WIB

Prediksi Persik Kediri vs Persebaya Surabaya Liga 1: Harga Mati, Tak Boleh Seri!

Ilustrasi laga panas Derbi Jatim antara Persik Kediri kontra Persebaya Surabaya di Stadion Brawijaya, Senin (5/5). (Istimewa) - Image

Ilustrasi laga panas Derbi Jatim antara Persik Kediri kontra Persebaya Surabaya di Stadion Brawijaya, Senin (5/5). (Istimewa)

JawaPos.com–Persahabatan boleh terjalin, tapi misi penyelamatan masing-masing tim jauh lebih penting. Laga panas bertajuk Derbi Jatim antara Persik Kediri kontra Persebaya Surabaya di Stadion Brawijaya, Senin (5/5), bakal jadi penentu nasib dua klub besar ini.

Persik butuh kemenangan demi menjauh dari zona berbahaya di papan bawah klasemen Liga 1. Sementara Persebaya Surabaya tak ingin kehilangan peluang tampil di kompetisi Asia musim depan.

Macan Putih kini tertahan di posisi ke-12 dengan performa yang terus menurun sejak putaran kedua. Anak asuh Divaldo Alves tercatat belum pernah menang dalam 12 pertandingan terakhir, situasi yang menekan mental pemain di sisa kompetisi.

Meski peluang juara nyaris tertutup, Persebaya Surabaya masih punya ambisi menyamai perolehan poin Dewa United di posisi dua. Paul Munster jelas tak akan rela pulang dari Kediri tanpa membawa pulang angka.

Posisi runner-up jadi target paling realistis bagi Green Force untuk bisa tampil di level Asia musim depan. Untuk itu, tiga poin dari laga ini menjadi sangat krusial, terlebih lawan yang dihadapi sedang dalam kondisi kurang ideal.

Persik masih dibayangi masalah cedera pemain inti yang belum sepenuhnya pulih. Ezra Walian masih diragukan tampil, sementara Agil Munawar dan M. Supriadi baru saja pulih pasca operasi dan tidak dalam kondisi terbaik.

Kondisi tersebut membuat Divaldo Alves harus pintar-pintar meracik strategi agar tetap kompetitif. Terlebih mereka akan tampil di hadapan publik sendiri yang tentu menuntut hasil maksimal.

Persik juga masih menyimpan dendam dari pertemuan pertama di Surabaya saat digelontor empat gol oleh Bruno Moreira cs. Tiga dari empat gol itu bahkan tercipta dalam enam menit pertama laga, menjadi memori buruk yang menghantui hingga kini.

Mentalitas jadi kunci utama bagi tim tuan rumah agar tidak kembali terpuruk di pertandingan krusial ini. Divaldo Alves, yang musim lalu sempat mencatat rekor sembilan laga tanpa kalah di akhir musim, mencoba membangkitkan semangat anak asuhnya dengan pengalaman itu.

“Saya suka tantangan dan datang ke Persik untuk membawa tim ini kembali ke jalur terbaik,” ujar pelatih asal Portugal itu.

“Musim ini berat, tapi kami tidak menyerah dan terus berjuang sampai akhir,” imbuh dia.

Sementara itu, Persebaya Surabaya datang ke Kediri dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengoleksi 53 poin dan duduk di empat besar. Mereka masih bisa mengejar target meski harus memenangkan empat laga terakhir secara beruntun.

Di bawah arahan Paul Munster, Persebaya Surabaya menunjukkan konsistensi permainan yang meningkat di fase akhir kompetisi. Kombinasi pemain muda dan asing seperti Bruno Moreira, Flavio Silva, hingga Francisco Rivera terbukti memberi warna berbeda di lini depan.

Kiper timnas Indonesia Ernando Ari, juga jadi jaminan keamanan di bawah mistar gawang Persebaya Surabaya. Keberadaan pemain-pemain berpengalaman seperti Ardi Idrus dan M. Rashid membuat tim tamu lebih stabil di segala lini.

Namun, bermain di Stadion Brawijaya tidak akan mudah, terlebih atmosfer Derbi Jatim yang selalu panas dan penuh tekanan. Apalagi Persik akan tampil habis-habisan demi menjaga kehormatan di kandang sendiri.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore