Penyerang Persebaya Surabaya Flavio Silva. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali melanjutkan tren positif di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Green Force sukses mengamankan tiga poin usai menekuk Madura United dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (20/4/2025).
Kemenangan itu menjadi bukti konsistensi skuad asuhan Paul Munster yang belum terkalahkan dalam lima laga terakhir. Performa apik ini membawa Persebaya Surabaya bertahan di papan atas klasemen sementara.
Sebagai bentuk apresiasi, pelatih Paul Munster memberikan hadiah relaksasi untuk para pemainnya. Ia menyuguhkan sesi spa untuk membantu pemulihan kebugaran usai laga yang menguras tenaga.
“Ya, kondisi pemain hari ini baik, ada latihan ringan dan spa,” kata Munster dalam keterangannya, Rabu (22/4/2025). “Kita dalam kondisi yang baik dan saya senang setelah meraih kemenangan.”
Program relaksasi ini bukan sekadar penghargaan atas kerja keras para pemain. Munster juga menyiapkannya sebagai bagian dari persiapan menghadapi Derbi Jawa Timur melawan Arema FC.
Persebaya Surabaya dijadwalkan menghadapi Arema FC pada pekan ke-30 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Laga panas ini akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Senin (28/4/2025).
Derbi Jatim selalu sarat gengsi dan tensi tinggi, apalagi keduanya punya sejarah rivalitas panjang. Untuk itu, Munster tak ingin kondisi fisik pemainnya kedodoran.
“Persiapan harus matang, termasuk pemulihan kondisi pemain,” ujar pelatih asal Irlandia Utara itu. “Kita fokus satu per satu pertandingan, dan Arema adalah tantangan selanjutnya.”
Persebaya Surabaya saat ini bertengger di posisi ketiga klasemen sementara Liga 1. Dari 29 laga, mereka mengumpulkan 52 poin hasil dari 15 kemenangan, 7 imbang, dan 7 kekalahan.
Tim kebanggaan Bonek ini mencetak 34 gol dan hanya kebobolan 29 kali sepanjang musim. Catatan itu menunjukkan keseimbangan lini depan dan belakang yang solid.
Sementara itu, Arema FC masih belum stabil musim ini. Mereka berada di peringkat ke-8 dengan 42 poin dari 28 pertandingan.
Skuad Singo Edan menang 12 kali, kalah 10 kali, dan seri 6 kali sejauh ini. Meski unggul jumlah gol dengan 49, mereka kebobolan cukup banyak yakni 42 kali.
Statistik tersebut memperlihatkan Arema cukup tajam di depan namun rapuh di lini belakang. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh lini serang Persebaya Surabaya yang mulai padu di bawah racikan Munster.
Pertandingan nanti diprediksi bakal berlangsung sengit dan penuh drama. Suporter dari kedua kubu sudah menanti laga ini dengan penuh antusiasme.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
