Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 April 2025 | 07.00 WIB

Pena Ogah Khawatir soal Masa Depannya di Persija Jakarta, Pilih Fokus Cari Cara Tumbangkan Persebaya Surabaya

Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena pada pertandingan  Liga 1 melawan PSIS Semarang di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (5/3/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena pada pertandingan Liga 1 melawan PSIS Semarang di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (5/3/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena enggan memikirkan apalagi cemas dengan masa depannya. Juru taktik asal Spanyol itu memilih untuk fokus ke pertandingan melawan Persebaya Surabaya, alih-alih nasibnya.

Persija Jakarta akan menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ke-28 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Bentrokan kedua pada musim ini rencananya bergulir di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Sabtu (12/4).

Bagi Persija, pertandingan ini sangat krusial. Sebab apapun hasilnya dapat memengaruhi posisi mereka dalam persaingan empat besar, yang merupakan target utama di Liga 1 Indonesia 2024/2025.

Selain itu, berada di posisi keempat juga menjadi penentu nasib Carlos Pena sebagai pelatih Persija Jakarta. Dirinya bakal dievaluasi dan bisa jadi terdepak jika tak mampu mencapai targetnya.

Nah saat ini, Persija berada di urutan lima klasemen Liga 1 dengan koleksi 43 poin. Perolehan poin mereka sama seperti PSM Makassar di posisi empat dan Malut United FC di peringkat keenam.

Persija ada di bawah PSM karena kalah head to head dalam dua bentrokan di Liga 1 2024/2025. Sementara dengan Malut United FC, Persija unggul selisih gol karena pertemuan kedua belum dimainkan.

Meski sekarang ada di luar empat besar, Carlos Pena memilih tetap santai. Dia enggan cemas apalagi khawatir akan masa depannya.

"Ya hari ini kita di posisi kelima tapi kita kurang satu, kemarin PSM main dan mereka menang. Kita baru main besok. Kita mau cari tiga poin besok, biar lebih dekat dengan Persebaya," ucap Pena dalam konferensi pers pralaga melawan Persebaya.

"Soal masa depanku, saya nggak khawatir soal masa depanku. Masa depanku adalah besok (hari ini). Saya akan coba bantu pemain-pemainku, coba bantu tim untuk dapat tiga poin, itu saja. Saya nggak khawatir soal masa depanku," imbuhnya.

Di sisi lain, Carlos Pena mengakui bahwa perjuangan Persija dalam persaingan empat besar tak mudah. Sebab, perolehan poin mereka dengan tim-tim di bawahnya sangat ketat.

Selain punya nilai sama dengan Malut United FC, Persija juga cuma unggul satu angka dari Borneo FC Samarinda dan Arema FC yang mengekor di posisi tujuh dan delapan. Kemudian ada juga Bali United FC (41 poin) dan PSBS Biak (40 poin) yang bisa mengancam Macan Kemayoran dari pos sepuluh besar.

Carlos Pena sadar bahwa kondisi itu membuat Persija Jakarta harus berhati-hati. Pasalnya, satu hasil negatif bisa membuat mereka langsung turun posisi dengan cukup jauh hingga urutan kesepuluh.

Karena itu, Carlos Pena ingin Persija fokus dalam enam hingga tujuh pertandingan terakhir. Termasuk saat melawan Persebaya Surabaya, dia ingin menang agar Macan Kemayoran sedikit aman di empat besar.

"Kita tahu target masuk empat besar itu nggak bakal mudah. ​​Nggak bakal mudah karena banyak tim yang berjuang atau hasil yang nggak bagus di minggu-minggu terakhir," terang eks pelatih Ratchaburi FC ini.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore