Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Maret 2025 | 14.41 WIB

Eks Pelatih Green Force: Dewa-dewa Sepak Bola Menghukum Keras Persebaya Surabaya Malam Ini!

Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang (dok. Persebaya)

JawaPos.com - Persebaya Surabaya gagal mengamankan tiga poin saat menghadapi PSIS Semarang dalam lanjutan BRI Liga 1 2024/2025. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (12/3/2025) malam WIB, Green Force hanya mampu bermain imbang 1-1 setelah kebobolan di menit akhir.

Hasil ini menuai berbagai reaksi, salah satunya dari eks pelatih Persebaya tahun 2013-2014, Fabio Oliveira. Melalui akun X pribadinya, Fabio menilai bahwa Persebaya mendapat hukuman dari 'dewa sepak bola' karena gagal memanfaatkan peluang yang ada.

"Dewa-dewa sepak bola menghukum keras Persebaya malam ini! Dalam perang tidak ada kata ampun. Kalau kamu tidak membunuh, kamu akan dibunuh! Semoga menjadi pelajaran," tulis Fabio dalam unggahannya.

Pernyataan ini merujuk pada kegagalan Persebaya untuk menambah keunggulan setelah sempat memimpin lebih dulu. Salah satu momen yang disorot adalah peluang emas Oktafianus Fernando di menit-menit akhir yang gagal menjadi gol. Jika peluang tersebut berbuah gol, Persebaya bisa mengunci kemenangan, namun kenyataannya justru mereka harus kebobolan di detik-detik terakhir.

Sebelumnya, Fabio Oliveira juga sempat membela keputusan pelatih Paul Munster dalam memainkan Oktafianus Fernando. Menurutnya, seorang pelatih selalu memilih pemain yang dalam kondisi terbaik, dan keputusan di lapangan sepenuhnya ada di tangan pemain itu sendiri.

"Head coach pasang pemain yang sedang dalam kondisi terbaik. Keputusan di lapangan pemain sendiri yang ambil. 5 vs 1 pemain ambil keputusan yang dia merasa terbaik. Sayang, eksekusi tidak sempurna. Kalau masuk, dia jadi pahlawan kan? Itu risiko," cuit Fabio.

Ofan sendiri masuk pada menit ke-73 menggantikan Toni Firmansyah yang mengalami cedera karena tensi pertandingan yang relatif tinggi.

Persebaya kini harus segera bangkit dan belajar dari hasil ini. Mereka masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi di klasemen dan bersaing di papan atas Liga 1. Namun, seperti yang disampaikan Fabio, efektivitas dalam memanfaatkan peluang menjadi kunci utama agar kejadian serupa tidak terulang di laga-laga selanjutnya.

Dengan hasil ini, Persebaya Surabaya gagal naik ke posisi kedua klasemen sementara Liga 1, dan tetap berada di posisi ketiga dengan torehan 48 poin dari 27 laga, tertinggal satu angka dari Dewa United yang mengoleksi 49 poin. Sementara itu, Persib Bandung masih kokoh di puncak klasemen dengan 57 poin dari 27 pertandingan setelah menghajar Semen Padang 1-4.
 

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore