Ernando Ari tengah berada dalam musim terberatnya di Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Nasib kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari, di Timnas Indonesia semakin di ujung tanduk. Kedatangan Emil Audero yang bersedia dinaturalisasi sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) membuat persaingan di posisi penjaga gawang semakin panas.
Emil Audero Mulyadi adalah salah satu dari tiga pemain yang sedang dalam proses naturalisasi oleh PSSI. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengonfirmasi hal ini beberapa hari lalu.
Erick Thohir menilai Timnas Indonesia butuh penguatan di posisi kiper meski sudah memiliki Maarten Paes. Kedatangan Emil Audero dinilai bisa menambah kualitas di bawah mistar Garuda.
"Nah Emilio Audero Mulyadi proses sekarang sudah baik sekali. Ini menjadi salah satu pilihan untuk kita menjadi tim bersama Marteen Paes kita tahu dia sudah berkarier lama di Liga Italia Serie A, Serie B, Juventus, Inter Kemarin Como, Palermo, Sampdoria artinya Kita mempunyai dua Goalkeeper yang kokoh," kata Erick Thohir.
Jika Emil Audero resmi menjadi WNI dan berganti federasi ke PSSI, ia bisa langsung membela Timnas Indonesia. Hal ini tentu memperkecil peluang Ernando Ari untuk mendapatkan tempat di skuad Garuda.
Sebelumnya, Ernando sudah tergusur sejak kedatangan Maarten Paes. Kini dengan kehadiran Emil Audero, posisi kiper berusia 22 tahun itu makin sulit.
Maarten Paes diprediksi tetap menjadi kiper utama Timnas Indonesia. Kiper FC Dallas itu sudah berpengalaman dan lebih dulu beradaptasi dengan tim Garuda.
Paes juga membuktikan kualitasnya dengan enam caps bersama Timnas Indonesia. Ia mencatatkan clean sheet dalam kemenangan 2-0 atas Arab Saudi di laga terakhir.
Sebagai kiper utama FC Dallas di Major League Soccer (MLS), Paes bersaing di liga yang dihuni bintang dunia seperti Lionel Messi. Pengalaman ini membuatnya semakin kokoh di posisi utama.
Meski begitu, Emil Audero juga bukan tanpa perlawanan. Saat ini, ia mendapatkan menit bermain reguler bersama Palermo di Serie B Italia.
Kehadiran dua kiper berpengalaman ini membuat Ernando semakin terancam terdepak. Persaingan semakin sengit mengingat hanya ada satu slot tersisa di posisi kiper Timnas Indonesia.
Slot ketiga tersebut kemungkinan besar akan diisi oleh kiper lokal Liga 1. Ada dua nama yang berpeluang besar, yaitu Nadeo Argawinata dan Ernando Ari.
Nadeo adalah kiper utama Borneo FC yang tampil stabil musim ini. Hingga pekan ke-20 Liga 1 Indonesia 2024/2025, ia mencatatkan sembilan clean sheet dan hanya kebobolan 18 gol.
Sementara itu, performa Ernando Ari di Persebaya Surabaya terbilang kurang konsisten. Dari 16 laga, ia kebobolan 19 gol dan hanya mencatatkan lima clean sheet.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
