
Para pemain Persebaya berlatih keras sebagai persiapan menghadapi Dewa United, besok (21/2). (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com – Persebaya Surabaya memang tak memiliki predator ulung musim ini. Namun, bukan berarti tim kebanggaan Bonek ini tak punya motivasi untuk menjadi klub terbaik di Liga 1 Indonesia musim ini.
Bicara penyerang tajam di Liga 1 musim ini, tak ada satu pun bomber Green Force nangkring di posisi 5 besar. Pemain seperti Alex Martins (Dewa United/17 gol), Gustavo Almeida (Persija Jakarta/15 gol), Dalberto (Arema FC/12 gol), Gustavo Tocantins (PSS Sleman/11 gol), hingga Lulinha (Madura United/11 gol) masih mendominasi.
Sementara Persebaya hanya mengutus Flavio Silva dan Mohammed Rashid mencetak 6 gol sejauh ini. Bahkan, Rashid termasuk pemain luar biasa merujuk posisinya sebagai gelandang.
Minimnya para pemain Persebaya mencetak gol hingga pekan ke-23 membuat tim kebanggaan Kota Surabaya ini paling buruk di antara tim penghuni 5 besar klasemen sementara. Mereka baru mengemas total 26 gol, dan kalah bersaing dengan Dewa United (44 gol), Persib dan Persija (38 gol), serta Bali United (37 gol).
Walau begitu, Persebaya masih memiliki keyakinan kuat untuk membuktikan bahwa mereka dapat bersaing menjadi tim terbaik di Tanah Air. Salah satunya saat menghadapi Dewa United, Jumat (21/2). Pertandingan itu akan menjadi pembuktian bahwa kolektivitas lebih penting.
Pelatih Persebaya, Paul Munster, dipercaya akan kembali menurunkan trio Bruno Moreira, Flavio Silva, dan Malik Risaldi kontra Dewa United. Berdasarkan unggahan Instagram @onlinepersebaya, tak ada target man. Semua akan bergerak saling mengisi.
Sontak, unggahan ini memancing reaksi dari Bonek jelang laga tersebut. Mayoritas optimistis dengan kans Green Force memetik hasil positif kontra Dewa United.
“Cocok trio iki, lawan dewa dejan tumbas masuk jadi sub ae. Ben pegel disek bek e dewa, iku terlihat pas lawan madura,” kata @akm***
“Di support tengah rivera, tumbas & Rashid,” lanjut @cak***
Akan tetapi, tak sedikit pula yang mengkritisi minimnya para pemain Persebaya dalam mencetak gol, khususnya melihat trio yang ditengarai terbaik milik Persebaya.
“Terbaik tekan endi?” kritik @ago***
“Bagus sebenernya, tapi ga cocok klo mainnya crossingan kaya pas lawan biak di babak 1 kemarin,” cetus @mau***
“Lini depan terbaik di era Bruno taisei samsul,” ujar @alm***
“Bergerak saling mengisi opo seh. Langsung ae ta lah pemain tengah kurang,” cetus @yud***
Yang jelas, kita tunggu saja perjuangan Persebaya di laga kontra Dewa United. Apakah trio yang dipersiapkan Munster kali ini dapat menjawab keraguan, atau kolektivitas permainan yang dipriotaskan menjadi solusinya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022