Gol dramatis Ramadhan Sananta di menit akhir menghancurkan harapan Paul Munster untuk membawa pulang poin penuh. (Dok. Persis)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus pulang dengan tangan hampa setelah tumbang di markas Persis Solo. Gol dramatis Ramadhan Sananta di menit akhir menghancurkan harapan Paul Munster untuk membawa pulang poin penuh.
Pertandingan pekan ke-22 Liga 1 Indonesia 2024/2025 antara Persis Solo melawan Persebaya Surabaya berlangsung panas. Stadion Manahan, Solo, menjadi saksi ketegangan tinggi sejak menit pertama.
Ketegangan langsung terasa saat laga baru berjalan tujuh menit. Bek andalan Persebaya Surabaya, Kadek Raditya, mengalami cedera engkel setelah terinjak Jhon Cley.
Tak hanya cedera, Kadek juga mendapat kartu kuning akibat pelanggaran yang dilakukannya. Paul Munster pun terpaksa melakukan pergantian cepat dengan memasukkan Riswan Lauhin.
Persis Solo yang tampil di hadapan publik sendiri langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka terus menggempur pertahanan Persebaya Surabaya dengan berbagai skema serangan cepat.
Pada menit ke-18, kombinasi satu-dua Jhon Cley dan Moussa Sidibe hampir membuahkan gol. Sidibe melepaskan tembakan keras, tetapi bola masih melenceng tipis dari gawang.
Persis Solo semakin intens menekan dan mendapatkan peluang emas melalui Lautaro Belleggia di menit ke-21. Sepakan kerasnya mengarah ke gawang, tetapi Ernando Ari tampil gemilang dengan penyelamatan krusial.
Satu menit berselang, giliran Cleylton yang mengancam lewat sundulan jarak jauh. Namun, bola masih bisa diamankan dengan baik oleh Ernando Ari.
Pada menit ke-35, Althaf Indie mencoba menusuk ke kotak penalti Persebaya Surabaya. Sepakan kerasnya nyaris menjebol gawang, tetapi kembali digagalkan oleh Ernando Ari.
Ramadhan Sananta hampir mencetak gol spektakuler pada menit ke-37. Umpan dari Moussa Sidibe disambut dengan tendangan salto, tetapi bola masih melebar dari sasaran.
Persis Solo terus menekan hingga Cleylton kembali mendapat peluang lewat sundulan kerasnya di menit ke-40. Namun, dewi fortuna belum berpihak karena bola kembali melenceng dari target.
Hingga babak pertama usai, skor tetap imbang 0-0. Persebaya Surabaya masih mampu menahan gempuran tuan rumah meskipun harus kehilangan Kadek Raditya lebih awal.
Memasuki babak kedua, Paul Munster mencoba merespons dengan memasukkan Malik Risaldi menggantikan Affan Suaib. Persebaya Surabaya mencoba menekan lewat serangan dari sektor sayap.
Namun, petaka datang bagi Persebaya Surabaya di menit ke-53. Gilson Costa diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras, membuat Green Force harus bermain dengan 10 orang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022