
Paul Munster harus mengakui rekor buruk barunya bersama Persebaya Surabaya di Liga 1 musim ini. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kini berada dalam situasi sulit yang belum pernah dialami sejak era Liga 1 dimulai. Empat kekalahan beruntun menjadi catatan pahit yang harus diterima Paul Munster dan anak asuhnya.
Kekalahan terakhir terjadi saat Persebaya Surabaya ditekuk Barito Putera dengan skor telak 3-0. Pertandingan yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, itu menjadi mimpi buruk bagi Green Force. Matias Mier, pemain asing Barito Putera, tampil sebagai pahlawan dengan mencetak hattrick. Ia menjadi momok bagi lini belakang Persebaya Surabaya yang terlihat rapuh sepanjang laga.
Kekalahan dari Barito Putera semakin memperpanjang tren negatif Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Sebelumnya, mereka juga kalah dari Bali United (0-2), PSS Sleman (1-3), dan Malut United (0-2).
Hanya satu gol yang berhasil dicetak Persebaya Surabaya dalam empat pertandingan terakhir. Ironisnya, gol tersebut pun berasal dari titik penalti, bukan dari permainan terbuka. Sebaliknya, gawang Persebaya Surabaya sudah kebobolan sepuluh kali dalam periode tersebut. Catatan ini menjadi salah satu yang terburuk di antara tim-tim papan atas Liga 1 musim ini.
CEO Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap performa tim. Ia mengaku sudah melewati fase kecewa dan kini berada di titik kemarahan.
"Kami sudah tidak lagi kecewa. Kami sudah pada level menahan kemarahan," ujar Azrul, seperti dilansir dari media sosial resmi klub.
Azrul secara tegas menyatakan masalah utama bukan berada pada pelatih Paul Munster. Ia justru menyoroti performa pemain yang dianggap gagal menunjukkan jiwa kepemimpinan.
"Beberapa pemain yang seharusnya menjadi leader di tim ini performanya sangat mengecewakan. Malah seolah menjadi beban," tegas Azrul dengan nada tajam.
Menurut Azrul, tim ini seperti kehilangan semangat dan jati dirinya. Para pemain dinilai terlalu terlena dan tidak mampu bangkit di tengah situasi sulit.
Kekalahan beruntun ini juga membuat Paul Munster mencatatkan rekor yang tidak diinginkan. Ia menjadi pelatih Persebaya Surabaya pertama yang mengalami empat kekalahan berturut-turut dalam satu musim Liga 1.
Berdasarkan data dari Stats Rawon, tidak ada pelatih Persebaya Surabaya sebelumnya yang mencatatkan tren negatif serupa. Bahkan, pelatih seperti Alfredo Vera, Djajang Nurjaman, dan Aji Santoso belum pernah mengalami empat kekalahan beruntun.
Alfredo Vera hanya mencatatkan tiga kekalahan beruntun di musim 2018. Sementara itu, Djajang Nurjaman sempat dua kali mencatatkan dua kekalahan beruntun di musim 2018 dan 2019.
Aji Santoso juga pernah mencatatkan tiga kekalahan beruntun di musim 2022/2023. Namun, ia tidak pernah mengalami empat kekalahan berturut-turut dalam satu putaran.
Josep Gombau, pelatih sebelumnya, juga hanya mencatatkan tiga kekalahan beruntun pada musim 2023/2024. Namun, Paul Munster kini melampaui rekor buruk tersebut dengan empat kekalahan beruntun.
Tren negatif ini tentu menjadi alarm bagi Persebaya Surabaya yang sedang berjuang di papan atas klasemen Liga 1. Target untuk meraih gelar juara semakin sulit jika performa buruk ini terus berlanjut.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
