Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 19 Januari 2025 | 00.22 WIB

Deretan Pelatih Klub Liga 1 2024/2025 yang Kehilangan Pekerjaan, dari Juan Esnaider hingga Pieter Huistra, Siapa Menyusul?

Ucapan terima kasih dari Borneo Fc kepada Pieter Huistra. (@borneofc.id) - Image

Ucapan terima kasih dari Borneo Fc kepada Pieter Huistra. (@borneofc.id)

JawaPos.com - Liga 1 Indonesia 2024/25 telah memasuki pekan ke-19. Jalannya kompetisi sejauh ini semakin seru dan panas. Namun di balik persaingan ketat di liga tersebut, banyak pelatih yang harus merasakan nasib pahit alias mengalami pemecatan.

Pemecatan pelatih dalam dunia sepak bola adalah hal biasa. Faktor yang kerap jadi alasan adalah performa tim, atau ada pula hal-hal lainnya di luar lapangan.

Liga 1 yang merupakan kompetisi profesional kasta tertinggi juga mengalami hal-hal seperti ini bahkan saat musim baru bergulir. Pelatih PSBS Biak, Juan Esnaider merupakan contoh yang pas untuk menggambarkan awal mulai liga dirinya telah dipecat.

Kemudian beberapa pelatih juga mengalami hal serupa. Terbaru, tentu saja nakhoda Borneo FC, Pieter Huistra yang memutuskan untuk berpisah dengan klub berjuluk Pesut Etam.

Seperti yang diketahui, Liga 1 Indonesia dihuni oleh beberapa pelatih asing dan lokal yang mumpuni, diharapkan dengan kedatangan para peracik strategi level atas mampu menghadirkan sejumlah pertandingan menarik.

Akan tetapi, sudah ada beberapa pelatih yang diputuskan untuk tidak lagi menukangi klub-klub Liga 1 karena dianggap gagal memenuhi ekspektasi manajemen. 

Berikut 8 juru taktik Liga 1 2024/2025 yang dipecat sejauh ini:

Juan Esnaider

Juan Esnaider jadi pelatih pertama yang dipecat pada Liga 1 2024/2025. Nasibnya disudahi manajemen PSBS Biak meski baru menjalani tiga pertandingan awal.

Perjalanan PSBS Biak di Liga 1 dengan status tim promosi begitu mengenaskan. Mereka tumbang 1-4 dari juara bertahan Persib Bandung, kalah 1-2 dari PSM Makassar, dan takluk 0-1 dari PSIS Semarang.

Kini, tim berjuluk Badai Pasifik telah mengangkat Emral Abus sebagai pengganti. Perlahan, mereka bisa bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan menghuni peringkat ke-11 di klasemen sementara.

Hendri Susilo

Kemudian, Hendri Susilo menjadi nama kedua yang dipecat di pekan awal Liga 1 2024/2025. Manajemen Semen Padang terpaksa mengambil keputusan tersebut lantaran performa klub dalam situasi mengkhawatirkan.

Di bawah asuhan pelatih asal Bukittinggi ini, Semen Padang menelan tiga kekalahan. Tim Kabau Sirah kalah dua kali beruntun di dua laga awal kontra Borneo FC dan Bali United.

Sempat menang lawan PSS Sleman pada laga ketiga, kekalahan kembali ditelan kontra Malut United. Ini membuat manajemen klub mengeluarkan keputusan tegas untuk memberhentikan Hendri.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore