Perjuangan Maulana Mido di Persebaya U-18 saat menghadapi Bali United U-18 di EPA. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Bursa transfer paruh musim BRI Liga 1 masih terus berjalan. Berbagai macam tim yang berlaga di kompetisi terus berbenah dan memperkuat kedalaman skuad untuk menancapkan gas di putaran kedua, termasuk Persebaya Surabaya yang sudah mendatangkan dua nama pemain saing dan satu pemain muda.
Satu nama yang mencuat dari rekrutan anyar Persebaya Surabaya adalah Dzakwan Javier. Dzakwan Javier merupakan kompetisi yang diselenggarakan PSSI melalui Liga Indonesia Baru untuk menghasilkan pemain berbakat dari seluruh regional. Dzakwan ditugaskan untuk mengisi lini serang Persebaya Surabaya di paruh kedua musim 2024/2025.
Memperkuat kedalaman skuad di paruh musim kedua, memang tidak mudah bagi tim Liga 1 untuk mendapatkan pemain penting dan potensial dari sesama tim yang berkompetisi. Karena, seluruh tim Liga 1 mempunyai target tinggi di setiap musimnya dengan masing-masing nakhodanya.
Nama Dzakwan Javier adalah nama keempat yang muncul dari kompetisi Elite Pro Academy Surabaya di tim senior Persebaya Surabaya. Beberapa nama sebelumnya dapat bersinar di klub dan Timnas Indonesia di berbagai kelompok umur sampai senior, seperti Ernando Ari Sutaryadi, Rizky Ridho, dan Marselino Ferdinand.
Kompetisi Elite Pro Academy sendiri banyak memunculkan nama yang dapat menjadi materi pemain timnas U-16, U-19, sampai U-20. Munculnya nama Dzakwan Javier kali ini untuk Persebaya Surabaya tidak bisa luput dari pencapaian tiga nama terdahulu yang sudah merumput di kompetisi teratas bahkan bermain di klub Eropa.
Persebaya Surabaya dan Elite Pro Academy
Ernando Ari Sutaryadi misalnya. Kiper muda berusia 22 tahun itu bergabung dengan Elite Pro Academy Persebaya Surabaya sejak tujuh tahun lalu, tepatnya di musim 2018/2019. Di umur yang masih belia, Ernando mampu menembus tim senior Persebaya Surabaya di paruh kedua musim 2019/2020.
Penampilan ciamiknya bersama Timnas Indonesia membuat dirinya diorbitkan oleh pelatih kawakan Persebaya Surabaya saat itu, Aji Santoso. Aji Santoso mempercayai nama Ernando Ari Sutaryadi karena penampilan memukaunya yang selalu menjadi starter di Timnas U-19 kala itu. Meskipun dihantam cedera bahu, Ernando dapat bangkit kembali.
Selain itu ada nama Marselino Ferdinand, yang saat ini sudah malang melintang di Benua Eropa. Saat ini, Marceng, sapaan akrabnya, berlabuh di tim kasta kedua Liga Inggris, Oxford United. Meskipun baru saja melakukan debut di tim senior Oxford, Marselino sudah membuat kenangan manis bagi pendukung Timnas Indonesia.
Pada bulan November 2024 lalu, Marselino mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Arab Saudi di lanjutan Kualifikasi Ronde 3 Piala Dunia Zona Asia. Hal ini membangkitkan optimisme dari pendukung Timnas Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia untuk kembali membawa Indonesia ke ajang Piala Dunia.
Ada juga nama Rizky Ridho yang menjelma menjadi sosok bek tangguh bagi Persebaya Surabaya dan saat ini sudah bergabung ke Persija Jakarta. Sosok Rizky Ridho menjadi tak tergantikan di bawah asuhan Shin Tae Yong, di Timnas Indonesia. Ketenangan dan kecekatannya dalam menjaga gawang Timnas Indonesia dan lawan menjadi kunci.
Meskipun saat ini Timnas Indonesia dipenuhi dengan pemain diaspora yang memiliki pengalaman luar biasa, Rizky Ridho masih mampu mengimbangi nama-nama seperti Jay Idzes, Mees Hilgers, Kevin Diks, dan Justin Hubner. Pembelajaran yang didapat dari pemain kualitas tinggi membuat permainannya semakin dewasa.
Terakhir ada nama pemain muda yang siap untuk tampil bersama tim senior Persebaya Surabaya, ialah Maulana Mido Satriansyah. Pemain yang berasal dari selatan Pulau Jawa, Kabupaten Tulung Agung ini memiliki cita-cita besar menjadi pemain Persebaya Surabaya di kompetisi teratas Liga Indonesia.
Dilansir dari persebaya.id, sebelum bergabung dengan tim Persebaya Surabaya di Elite Pro Academy (EPA), dia menjalani audisi di Persebaya Talent Audition Chapter 1 di Stadion Kodam, Juli 2024 silam. Audisi tersebut diikuti oeh 300 pemain lainnya, dan nama Mido terpilih bersama tujuh pemain lainnya untuk masuk ke tim Elite Pro Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022