Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Desember 2024 | 19.51 WIB

Catatan Merah Persebaya Surabaya di Putaran Pertama, Masuk Daftar 5 Klub dengan Kartu Merah Terbanyak di Liga 1 2024/2025

Paul Munster harus segera menemukan formula agar pemain Persebaya Surabaya tak mudah mendapatkan kartu merah. (Media Persebaya)

JawaPos.com Persebaya Surabaya harus menelan pil pahit di laga terakhir putaran pertama Liga 1 Indonesia 2024/2025. Kekalahan 0-2 dari Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta mengakhiri paruh pertama dengan rasa kecewa.

Meski mendominasi statistik, termasuk mencatatkan enam tembakan tepat sasaran, Green Force gagal mencetak gol. Peluang emas yang seharusnya menjadi titik balik justru hilang begitu saja.

Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, mengungkapkan kekecewaannya atas performa para pemainnya. Ia menyoroti momen-momen krusial di mana dua peluang emas pada babak pertama terbuang sia-sia.

“Saya kecewa dengan pemain kami karena performanya tidak cukup bagus. Kami memiliki dua kesempatan yang seharusnya berbuah gol,” ujar Munster dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.

Bali United memanfaatkan kelengahan lini tengah Persebaya Surabaya untuk mencetak gol pertama melalui Privat Mbarga di menit ke-63. Gol itu bermula dari kehilangan bola oleh Malik Risaldi, yang menjadi titik lemah transisi bertahan Green Force.

Hanya berselang tiga menit, kesalahan kembali terjadi. Kali ini, Bruno Moreira kehilangan penguasaan bola, yang langsung dimanfaatkan oleh Bali United untuk mencetak gol kedua lewat Irfan Jaya.

Munster tak segan memberikan kritik pedas kepada para pemainnya yang gagal tampil maksimal di laga besar. Menurutnya, para pemain harus mampu “step up” ketika menghadapi pertandingan penting seperti ini.

“Seperti yang saya katakan, di pertandingan besar, pemain harus step up. Kita memiliki kesempatan untuk menang, namun pemain tidak melakukannya,” lanjut Munster.

Kekalahan ini menjadi evaluasi besar bagi tim menjelang putaran kedua yang akan dimulai Januari mendatang. Munster menyatakan sudah mengidentifikasi masalah yang perlu diperbaiki untuk laga-laga selanjutnya.

Meski begitu, pelatih asal Irlandia Utara itu tetap optimis dengan pencapaian Persebaya Surabaya sejauh ini. Dengan koleksi 37 poin, Green Force masih berada dalam jalur persaingan gelar juara Liga 1 musim ini.

“Tapi, kami memiliki putaran pertama yang bagus. Mengantongi 37 poin harus kita syukuri,” jelas Munster.

Saat ini, posisi Persebaya Surabaya di peringkat kedua klasemen sementara terancam oleh Persib Bandung, yang sudah mengoleksi 38 poin dan masih memiliki satu laga sisa di putaran pertama. Di sisi lain, Persija Jakarta berada di posisi ketiga dengan 31 poin, cukup jauh dari jangkauan Green Force.

Namun, di balik catatan positif tersebut, ada sisi lain yang perlu menjadi perhatian serius. Persebaya Surabaya tercatat sebagai salah satu dari lima klub dengan kartu merah terbanyak di Liga 1 Indonesia 2024/2025.

Hingga pekan ke-17, Persebaya Surabaya telah menerima tiga kartu merah. Jumlah tersebut sama dengan Semen Padang, sementara PSIS Semarang dan Dewa United menjadi tim dengan kartu merah terbanyak, masing-masing lima kartu.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore