Dony Tri Pamungkas akan perbaiki penampilannya sebagai pemain belakang. (Sumber foto: Instagram/@donytripamungkas)
JawaPos.com - Penampilan dan statistik Dony Tri Pamungkas bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 menuai banyak pujian dari warganet dan penggemar sepak bola nasional. Wonderkid Persija Jakarta itu diyakini bakal jadi pemain besar dan bisa saja mengikuti jejak Rizky Ridho Ramadhani.
Dony Tri memang termasuk salah satu pemain Timnas Indonesia yang tak tergantikan di Piala AFF 2024. Dari empat pertandingan selama fase grup, namanya selalu masuk dalam starter pilihan Shin Tae-yong.
Bahkan, tiga dari empat pertandingan tersebut, Dony Tri jalani selama 90 menit. Ia tercatat hanya sekali saja tidak bermain penuh, yakni saat Timnas Indonesia menghadapi tuan rumah Vietnam.
Tapi, menit bermain yang didapat oleh Dony Tri dalam laga itu juga sangat banyak. Dia bermain nyaris sampai pertandingan berakhir sebelum ditarik keluar oleh Robi Darwis pada menit ke-88.
Performa Dony Tri makin terlihat istimewa karena sang pemain sering tidak bermain di posisi aslinya. Tiga dari empat laga Timnas Indonesia dia dimainkan sebagai bek tengah, membentuk trio bersama Muhammad Ferarri dan Kadek Arel.
Adapun satu laga lainnya, Dony Tri bermain menempati posisi aslinya sebagai fullback kiri. Itu ia dapatkan saat Timnas Indonesia bermain imbang 3-3 melawan Laos.
Bukti kecemerlangan Dony Tri di Timnas Indonesia terlihat dari data dan statistik yang dia dapat dalam empat laga. Saat pertandingan pembuka lawan Myanmar misalnya, ia mendapatkan ponten 7,3 versi Sofascore.
Dony Tri melakukan satu sapuan, satu intersepsi, dan empat tekel dalam 69 sentuhan. Ia juga memenangkan enam dari delapan duel yang terjadi dengan pemain Myanmar.
Kemudian saat menghadapi Laos, Dony Tri lebih gacor lagi karena bermain di posisi aslinya. Ia dapat 69 sentuhan dengan mengirimkan delapan umpan dan lima operan kunci.
Dony Tri juga menyumbang satu assist. Ia membantu Muhammad Ferarri mencetak gol sundulan lewat sepak pojok terarah. Pontennya pun mencapai 7,5 versi Sofascore dan jadi salah satu yang tertinggi.
Pada laga berikutnya Dony Tri bekerja keras lagi sebagai pemain bertahan melawan Vietnam. Tampil 88 menit, ia melakukan 10 sapuan, satu intersepsi, dan tiga tekel. Dony juga menang duel lima kali.
Adapun pada laga terakhir kontra Filipina tadi malam, meskipun pemain berusia 19 tahun itu jadi penyebab penalti kontroversial lawan karena handball, performanya secara keseluruhan tak buruk.
Dony Tri diketahui melakukan dua sapuan, sekali memblok tembakan lawan, dan satu tekel dalam 58 sentuhan. Ia juga memenangkan tiga duel selama bermain 90 menit penuh.
Performanya menuai pujian. Walau berposisi bek kiri, tapi Dony Tri piawai menjalankan peran bek tengah. Ketenangan dan kualitasnya dianggap mirip dengan Rizky Ridho saat menjaga pertahansn Timnas Indonesia.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
