Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 November 2024 | 19.12 WIB

Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster: Persaudaraan Bonek dan The Jak Jadi Contoh, Momentum Besar Sepak Bola Indonesia

Bonek menyambut kedatangan The Jakmania di Stadion Gelora Bung Tomo dalam laga panas Persebaya vs Persija. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya berhasil mencatatkan kemenangan penting dalam laga pekan ke-11 Liga 1 2024/2025 melawan Persija Jakarta. Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo, Bruno Moreira dan kawan-kawan menang dramatis 2-1 setelah sempat tertinggal lebih dulu.

Persija unggul lebih dahulu melalui penalti Gustavo Almeida pada menit ke-43, yang membuat Bonek sempat terdiam. Namun, strategi perubahan Paul Munster di babak kedua terbukti efektif dengan gol balasan dari Flavio Silva pada menit ke-67 dan Mohammed Rashid pada menit ke-72.

Selain keberhasilan di lapangan, perhatian tertuju pada momen harmonis antara pendukung kedua tim. Bonek dan The Jakmania menunjukkan persaudaraan yang memukau, meskipun PSSI menerapkan larangan away untuk suporter tim tamu.

Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, mengungkapkan kekagumannya pada sikap saling menghormati kedua kelompok suporter. Ia menyebut suasana damai yang tercipta di stadion sebagai langkah positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia.

"Benar-benar luar biasa melihatnya. Tidak ada masalah, tidak ada perkelahian, tidak ada lemparan barang, semua saling menghormati," ujar Munster dalam konferensi pers usai pertandingan.

Menurut Munster, perilaku Bonek dan The Jakmania mencerminkan kedewasaan suporter dalam mendukung tim kesayangan mereka. Bahkan, setelah Persebaya Surabaya membalikkan keadaan dan menang, tidak ada provokasi dari kedua belah pihak.

"Mereka menang di awal, tetapi suporter kami tidak membalas, dan kemudian kami menang. Saya sangat senang dengan sikap ini, menunjukkan bahwa kita bisa bersatu dalam keadaan menang, kalah, atau seri," tambahnya.

Ia juga berharap momentum ini dapat membuka peluang lebih besar bagi kembalinya dukungan langsung suporter tamu di stadion. Munster menilai, sikap saling menghormati ini bisa menjadi dasar untuk mengembalikan kepercayaan dari pihak keamanan.

"Semoga pihak kepolisian bisa melihat bahwa ini adalah langkah baik untuk sepak bola Indonesia. Kita bisa mulai membawa lebih banyak suporter, baik pendukung tuan rumah maupun tim tamu," ujar pelatih asal Irlandia itu.

Paul Munster melihat persaudaraan yang ditunjukkan Bonek dan The Jakmania sebagai contoh ideal untuk masa depan sepak bola Tanah Air. Ia berharap suasana damai ini bisa terus terjaga di pertandingan-pertandingan berikutnya.

Dalam pertandingan ini, meskipun Bonek mendukung dengan semangat tinggi, mereka tetap menjunjung tinggi sportivitas. Di sisi lain, meski tidak hadir langsung, The Jakmania juga menunjukkan respek kepada tuan rumah melalui komunikasi yang baik di media sosial.

Munster mengapresiasi tidak ada laporan konflik selama dan setelah pertandingan. Hal ini menandakan semakin dewasanya para pendukung dalam menyikapi hasil pertandingan, baik itu kemenangan maupun kekalahan.

"Saya tidak mendengar adanya masalah atau perkelahian. Semua berjalan lancar, dan ini adalah momen besar untuk sepak bola Indonesia," kata Munster dengan penuh optimisme.

Ia menilai, jika kondisi ini terus dipertahankan, maka ke depannya laga-laga besar akan semakin menarik dengan kehadiran suporter dari kedua belah pihak. Suasana stadion akan lebih hidup dengan rivalitas sehat yang dibangun atas dasar saling menghormati.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore