
Persebaya Surabaya punya kans raih poin penuh untuk jadi modal berharga hadapi jadwal berat November di Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Instagram/@officialpersebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya tengah berada di jalur yang tepat untuk bisa meraih gelar juara Liga 1 Indonesia 2024-2025. Posisi puncak klasemen sementara menjadi bukti bahwa tim asuhan Paul Munster mampu bersaing dengan para pesaingnya.
Namun, untuk menjaga konsistensi dan memperbesar peluang juara, tambahan kekuatan di paruh musim menjadi langkah strategis. Terlebih, beberapa nama pemain baru sudah mulai dikaitkan dengan tim kebanggaan Bonek ini. Beberapa pemain lama yang pernah diincar Persebaya Surabaya, serta wajah baru yang belum dikenal, bisa menjadi opsi menarik bagi Paul Munster.
Salah satu nama yang mencuat adalah Christian Kouakou. Pemain asal Swedia ini menjadi salah satu opsi menarik untuk memperkuat lini depan Persebaya Surabaya yang saat ini diisi oleh Flavio Silva dan Bruno Moreira.
Christian Kouakou, penyerang yang berasal dari Swedia, baru saja berstatus tanpa klub setelah dilepas oleh klub Liga 2 Turki. Meskipun usianya sudah tidak muda lagi, rekam jejaknya di Liga Swedia menunjukkan bahwa ia masih memiliki potensi besar.
Pada musim 2017-2018, Kouakou mencetak 16 gol dari 24 pertandingan bersama Nykopings BIS. Kinerjanya yang konsisten dilanjutkan dengan 12 gol dari 15 pertandingan di musim berikutnya. Kans Persebaya Surabaya untuk mendatangkannya cukup terbuka, mengingat statusnya yang sedang bebas transfer.
Selain Kouakou, Junior Brandao juga menjadi nama yang kembali dikaitkan dengan Persebaya Surabaya. Striker asal Brasil ini pernah hampir bergabung dengan Green Force di awal musim, namun pada akhirnya memilih Bhayangkara FC. Kini, dengan statusnya yang juga tanpa klub, kesempatan kembali terbuka.
Brandao memiliki catatan apik di Liga 1 musim lalu dengan 16 gol dari 30 pertandingan. Kehadirannya bisa menjadi tambahan signifikan bagi lini serang Persebaya Surabaya, apalagi dengan kebutuhan tim yang sedang berjuang mempertahankan posisi di puncak klasemen.
Tidak hanya pemain asing, nama besar dari Indonesia juga masuk dalam daftar incaran. Andik Vermansyah, mantan idola Bonek, kembali mencuat setelah penampilannya yang mengesankan bersama Persiraja Banda Aceh.
Andik mencatatkan 3 gol dan 2 assist dari 4 pertandingan, membantu Persiraja bertengger di posisi kedua klasemen sementara Liga 2. Kemampuan Andik dalam menggempur pertahanan lawan serta kecepatan dan akselerasinya, sangat cocok untuk kembali memperkuat sayap serangan Persebaya Surabaya.
Namun, untuk mendatangkan Andik Vermansyah, Persebaya Surabaya harus bersedia merogoh kocek lebih dalam atau menawarkan skema peminjaman. Mengingat Andik baru saja menandatangani kontrak baru dengan Persiraja, negosiasi harus dilakukan dengan hati-hati agar proses transfer bisa berjalan mulus.
Selain Andik, rumor yang beredar menyebutkan bahwa Persebaya Surabaya juga bisa mempertimbangkan opsi di lini pertahanan. Anderson Salles, bek asal Brasil yang pernah menjadi andalan Bhayangkara FC, disebut-sebut masuk dalam radar Persebaya Surabaya untuk putaran kedua Liga 1.
Salles saat ini berstatus tanpa klub setelah didepak dari Bhayangkara FC. Usianya yang sudah 36 tahun mungkin membuat beberapa pihak meragukan performanya, namun pengalaman dan kualitasnya tak bisa diabaikan begitu saja.
Kehadiran Salles di lini belakang bisa memberikan stabilitas yang dibutuhkan Persebaya Surabaya dalam menghadapi pertandingan-pertandingan krusial di paruh kedua musim. Apalagi, Paul Munster memiliki hubungan baik dengan Salles, karena pernah bekerja sama di Bhayangkara FC.
Mendatangkan Anderson Salles bisa menjadi langkah bijak bagi Persebaya Surabaya, terutama dengan minimnya risiko finansial mengingat ia saat ini tidak terikat dengan klub manapun. Salles juga sudah terbukti mampu beradaptasi dengan atmosfer Liga 1, yang membuatnya menjadi opsi yang patut dipertimbangkan.
Dengan mempertimbangkan keempat nama ini, Persebaya Surabaya memiliki berbagai opsi menarik untuk menambah kedalaman skuad di paruh musim nanti. Setiap pemain membawa kelebihan masing-masing, mulai dari pengalaman, kualitas individu, hingga kemampuan beradaptasi di Liga 1.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
