
Stadion GBT jadi kandang Persebaya Surabaya. (Jawa Pos)
JawaPos.com – Pertandingan kandang Persebaya semakin memiliki daya pikat bagi Bonek untuk datang langsung ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) untuk menonton.
Setiap Persebaya bertanding di kandang, terutama pada awal musim ini, stadion GBT selalu dipenuhi oleh Bonek. Dalam dua laga kandangnya, jumlah pendukung yang hadir di GBT selalu masuk dalam kategori jumlah penonton terbanyak.
Dikutip dari laman Liga Indonesia Baru, saat pekan pertama Liga 1 antara Persebaya melawan PSS Sleman, jumlah penonton di Stadion GBT mencapai 25.632 orang.
Jumlah tersebut bahkan hingga kini masih tercatat sebagai jumlah penonton terbanyak sementara Liga 1 musim 2024/2025.
Lalu saat Green Force menjamu Barito Putera pada Jumat (23/8) lalu, jumlah penonton di Stadion GBT mencapai 7.576 orang dan menempati peringkat ketiga penonton terbanyak pekan ketiga Liga 1.
Materi pemain yang dimiliki Persebaya musim ini tentu menjadi salah satu daya tarik bagi Bonek untuk datang ke GBT. Karena Paul Munster membeli sejumlah pemain bintang seperti Malik Risaldi, Gilson Costa, Mohammed Rashid, serta Flavio Silva.stadon berstandar FIFA
Namun, selain itu, Stadion GBT sendiri bisa menjadi faktor daya tarik bagi penonton untuk menonton langsung. Karena stadion tersebut kini sudah berstandar FIFA.
Sejak menjadi salah satu venue Piala Dunia U-17, Stadion GBT menjadi salah satu stadion di Indonesia yang berstandar FIFA dan layak untuk menggelar laga-laga besar internasional.
Karena berstandar FIFA, maka fasilitas di Stadion GBT juga cukup lengkap dan memadai untuk membuat penonton nyaman saat menyaksikan langsung jalannya pertandingan.
Stadion berkapasitas sekitar 46 ribu penonton ini kini sudah single seat. Sehingga setiap penonton bisa duduk nyaman saat menyaksikan pertandingan.
Selain itu, Stadion GBT juga semakin nyaman bagi keluarga karena kini telah ada area tribun keluarga. Sehingga penonton atau Bonek yang membawa anak bisa merasa aman dan nyaman.
Dikutip dari Antara, tribun keluarga awalnya diperuntukkan bagi suporter tim tamu yang mendapat kuota untuk melihat langsung klubnya bertanding.
Namun, karena PSSI membuat regulasi yang melarang suporter tamu untuk datang ke kandang lawan, maka tribun tersebut dijadikan sebagai area tribun keluarga.
Pengamanan di GBT juga sudah berstandar FIFA agar menjaga image sebagai stadion yang layak menggelar pertandingan besar bertaraf internasional.
Misalnya, sebelum memasuki stadion, suporter yang terlihat mencurigakan akan dites kadar alcohol. Itu menjadi upaya antisipasi dari pihak panpel yang bekerja sama dengan Polrestabes Surabaya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
