
MUSAFIR: Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius, tak mempermasalahkan tim asuhannya bermain di Stadion Moch Soebroto, Magelang, ketika menjamu Dewa United FC, sore ini. (Badan Liga Indonesia)
JawaPos.com – PSIS Semarang akan menjalani laga pekan ke-25 BRI Liga 1 2023/2024 dengan menjamu Dewa United FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jumat (23/2).
Meski harus menjalani laga kandang tidak di Stadion Jatidiri, Semarang, alias harus jadi musafir, namun Mahesa Jenar tetap optimistis mendulang tiga poin.
Stadion Jatidiri sendiri yang menjadi home base PSIS saat ini tengah menjalani tahap renovasi. Itu yang membuat PSIS harus angkat kaki dari Stadion Jatidiri di sisa laga home pada musim ini.
Bermain di Stadion Moch Soebroto, Magelang, sendiri bukan hal yang baru bagi PSIS. Ini karena PSIS pada 2018 hingga 2019 silam sempat juga menggunakan stadion tersebut saat Stadion Jatidiri masih dalam tahap renovasi besar kala itu.
“Persiapan tim bagus seperti biasanya. Hanya saja memang agak sedikit penyesuaian karena ini main di Magelang, tapi kami sudah siap untuk laga lawan Dewa United. Laga nanti sangat penting karena akan menentukan posisi kita untuk tetap ada di 4 besar,” kata Pelatih PSIS, Gilbert Agius.
Hanya saja memang pelatih asal Malta itu mengaku lebih antusias jika PSIS bermain home di Stadion Jatidiri.
“Saya lebih senang main di Stadion Jatidiri karena memang itu kandang kami yang punya atmosfer tersendiri. Selain itu juga full dukungan dari suporter. Hanya saja memang kita tidak bisa mengeluh dan menangis dengan kondisi ini. Kita harus tatap laga ke depan di Magelang dan harus tetap optimistis meski juga sangat rindu main di Stadion Jatidiri,” pungkas Gilbert Agius.
Mengenai kekuatan PSIS yang kini sudah tak lagi diperkuat oleh Carlos Fortes di lini depan, Gilbert Agius menegaskan tak menjadi kendala serius.
“Saya berterima kasih kepada Fortes untuk apa yang sudah dipersembahkan kepada PSIS. Namun, dia sudah menentukan keputusannya untuk pergi dari PSIS untuk bisa tingkatkan kariernya. Dan, kita di laga sebelumnya lawan Arema FC juga main tanpa Fortes dan tidak masalah,” dia menambahkan.
PSIS sendiri saat ini ada di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 42 poin. Sedangkan Dewa United kini ada di posisi ke-11 dengan 31 poin.
Sementara Dewa United coba memanfaatkan pertandingan di Magelang. Mereka lebih antusias bisa mendapatkan hasil impresif di tempat netral, tak seperti ketika mereka harus main di Stadion Jatidiri.
Walau begitu, tim asuhan Jan Olde Riekerink menyadari bahwa PSIS tetap berbahaya di manapun mereka bermain. Karena itu, pelatih berusia 61 tahun itu telah mempersiapkan strategi khusus untuk meredam keganasan Laskar Mahesa Jenar di laga nanti.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
