Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Februari 2024 | 02.37 WIB

Rencana Persija Jakarta Hadapi 10 Laga Tersisa Liga 1 hingga Terpaksa Hijrah ke Bali

Thomas Doll bertekad bawa Persija kalahkan Persebaya. (Badan Liga Indonesia) - Image

Thomas Doll bertekad bawa Persija kalahkan Persebaya. (Badan Liga Indonesia)

JawaPos.com – Persija Jakarta tidak beranjak dari posisi sembilan setelah menelan kekalahan 1-3 dari Borneo FC pada pekan ke-24 Liga 1 2023/2024 di Stadion Batakan, Balikpapan, Selasa (6/2).

Merasa kecewa dengan permainan anak didiknya yang sering membuat kesalahan individual, Thomas Doll selaku Pelatih Persija ingin para pemainnya bercermin dari setiap kesalahan yang dibuat.

“Kami harus bercermin apakah para pemain sudah memberikan yang terbaik saat melawan Borneo FC. Saya merasa tim yang berada di atas kami tidak sering melakukan kesalahan individual seperti Persija,” ujar Thomas Doll.

Walau begitu, mantan pelatih Borrusia Dortmund itu tidak ingin menyerah begitu saja dalam 10 laga berikutnya di Liga 1 musim ini. Dirinya mengatakan akan mencoba berpaling dari kekalahan dan mempersiapkan tim untuk laga selanjutnya melawan Madura United FC pada 22 Februari 2024.

“Setelah kekalahan ini, tentu saja kami akan kembali berlatih, menatap laga selanjutnya, dan melakukan persiapan kembali. Kami tidak akan menyerah hingga akhir, karena itu bukan mental kami yang saya tahu,” kata Thomas Doll.

Selain sikap tegas disampaikan sang pelatih, manajemen Macan Kemayoran juga terpaksa membuat keputusan sulit saat menjalani dua laga kandang terdekat.

Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan dipastikan belum bisa tampil di Jakarta kala menjamu Madura United FC dan Dewa United FC. Kedua pertandingan itu akan tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Terkait tanggal dan waktu penyelenggaraan tak ada perubahan. Kontra Madura United tetap terjadwal pada Kamis, 22 Februari 2024, pukul 19.00 WIB. Sementara vs Dewa United pada Sabtu, 2 Maret 2024, pukul 19.00 WIB.

Informasi secara resmi terkait stadion kandang Persija itu sudah tertuang dalam circular #24 PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 musim ini.

"Situasi di Ibu Kota tidak memungkinkan untuk menggelar laga kandang. Sedangkan stadion lain di Jabodetabek pun masih tahap renovasi. Hal ini memaksa Persija untuk mencari alternatif kandang dan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, menjadi lokasi yang paling memungkinkan,” kata Ambono Janurianto sebagai Direktur Utama Persija.

"Kami menilai Bali menjadi lokasi paling ideal untuk kandang sementara Persija pada 22 Februari (vs Madura United) dan 2 Maret (vs Dewa United). Sebab, pada 26 Februari 2024 Persija akan bermain away melawan Arema FC di Bali. Jadi, dalam periode tiga laga itu, tim menetap di Bali sehingga sangat baik untuk recovery pemain,” tuturnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore