
GAJI MACET: Pemain Kalteng Putra tengah berlatih untuk laga Liga 2 Indonesia. Mereka sekarang sedang menghadapi gaji macet dari manajemen. (Kalteng Putra)
JawaPos.com – Bramdani, pemain Persebaya Surabaya yang baru berusia 20 tahun, menjalani perjalanan yang menarik dan penuh tantangan selama masa peminjamannya ke beberapa klub, termasuk Persikab Kabupaten Bandung (periode pinjaman 22 Agustus 2023 - 1 November 2023) dan Kalteng Putra (periode pinjaman 28 November 2023 - 30 Juni 2024).
Namun, di balik kemampuannya di lapangan, dia menghadapi kendala yang signifikan terkait dengan pembayaran gaji di klub terakhirnya.
Pada 18 Januari 2024, Bramdani bersama 27 rekannya menyampaikan surat pernyataan/perjanjian di Wisma Liontine, Palangkaraya. Dalam surat tersebut, para pemain menyatakan beberapa poin penting terkait situasi tim dan persoalan keuangan mereka sebelum pertandingan krusial melawan Persipura Jayapura di Liga 2.
Bramdani, yang sebelumnya dipinjamkan ke Persikab Kabupaten Bandung, kemudian bergabung dengan Kalteng Putra. Peminjamannya hingga 30 Juni 2024 menandakan bahwa dia memiliki peran penting dalam tim tersebut, terutama menjelang laga-laga besar.
Meskipun memiliki peran kunci di lapangan, Bramdani dan rekan-rekannya di Kalteng Putra mengalami masalah yang cukup serius, terutama terkait dengan gaji dan bonus mereka. Pada surat pernyataan tersebut, para pemain menyampaikan keinginan untuk duduk bersama CEO Agustiar Sabran sebelum pertandingan melawan Persipura untuk membahas situasi tim.
Dilansir dari Instagram Jandia Eka Putra, poin kritis yang disorot dalam pernyataan yang dibuat oleh 28 pemain Kalteng Putra tersebut mencakup:
Kebutuhan untuk berbicara bersama CEO Agustiar Sabran sebelum pertandingan keempat.
Ancaman untuk tidak melanjutkan pertandingan jika gaji dan bonus tidak terbayarkan sebelum pertandingan pekan keempat.
Permintaan agar manajemen klub menyelesaikan pembayaran gaji sesuai dengan kontrak setelah pertandingan berakhir.
Masa Depan Bramdani dan Harapan Pribadi
Dalam konteks ini, peristiwa ini bisa terjadi ke siapapun tak terkecuali Bramdani, pemain yang memiliki potensi besar dan keterampilan di lapangan, namun harus menghadapi tantangan finansial di klub yang menjadi tempatnya dipinjamkan.
Dengan demikian, semoga apa yang dialami Bramdani dan 27 rekannya di Kalteng Putra bisa segera selesai. Tapi, di luar peristiwa ini, keberhasilan dan hambatan yang dihadapinya selama peminjamannya semoga menjadikannya lebih tangguh lagi dan menjadi pemain hebat di masa depan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
