Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Desember 2023 | 18.25 WIB

Bonek Ingin Candra Wahyudi Gantikan Posisi Yahya Alkatiri di Persebaya Surabaya

JADI SOROTAN: Yahya Alkatiri (kiri) ketika mendampingi Persebaya Surabaya menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (9/12). - Image

JADI SOROTAN: Yahya Alkatiri (kiri) ketika mendampingi Persebaya Surabaya menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (9/12).

JawaPos.com - Persebaya Surabaya mencatatkan rekor baru sejak diakuisisi Azrul Ananda. Untuk kali pertama Green Force belum pernah menang dalam tujuh laga beruntun. Kondisi itu membuat Bonek memiliki satu tuntutan: Yahya Alkatiri out!

Manajer Persebaya tersebut dianggap sebagai biang kerok performa buruk tim. Apalagi, Yahya sudah gagal memenuhi target yang diberikan Bonek: meraih 7 poin dari 3 laga di putaran kedua.

Dalam tiga laga terakhir, Green Force hanya meraih dua poin. Tapi, sampai saat ini posisi Yahya masih aman. Hal itu membuat Koordinator Green Nord Husin Ghozali bingung.

’’Padahal, Persebaya sudah tujuh laga tidak pernah menang. Apakah ada yang salah di tim ini?’’ ujar pria yang akrab disapa Cak Cong itu.

Devara Noumanto tidak kalah kesal. Koordinator Tribun Kidul itu bingung kenapa Yahya tidak kunjung out. Padahal, saat demo Bonek 30 Oktober lalu, pengurus klub dianggap menyetujui target 7 poin dalam 3 laga.

’’Karena tuntutan kami sudah tidak tercapai, seharusnya (karier) manajer sudah selesai,’’ kata pria yang akrab disapa Sinyo itu.

Jika Yahya benar out, siapa sosok yang pantas mengisi posisi manajer Green Force? Sinyo menyebut pengurus klub tidak perlu jauh-jauh cari pengganti.

’’Saat ini sosok Candra Wahyudi sangat cocok mengisi posisi manajer. Karena Candra ini kan direktur operasional juga. Jadi bisa langsung mengambil alih kebijakan,’’ bebernya.

Candra pernah menjabat manajer Green Force tahun 2018 sampai 2022. Pria asli Bojonegoro itu pernah membawa Persebaya finis sebagai runner-up di Liga 1 2019.

Lalu membawa Green Force meraih gelar Piala Gubernur Jatim 2020. Di musim terakhirnya pada Liga 1 2021–2022, Candra membawa Persebaya finis di posisi kelima.

Sinyo berharap Candra bisa kembali memimpin tim secara langsung. Sebab, Green Force saat ini dianggap butuh sosok berpengalaman di posisi manajer.

’’Semoga Candra in. Tapi, Azrul (Ananda) sebagai CEO klub juga harus turun tangan langsung. Karena prestasi tim yang sangat jauh dari target awal (juara),’’ jelas Sinyo.

Soal itu, Jawa Pos mencoba melakukan konfirmasi ke Candra. Tapi, tidak ada jawaban yang diberikan soal posisi manajer. Pihak manajemen juga belum mengeluarkan statement apa pun soal posisi Yahya saat ini. (gus/c17/ali)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore