
Suporter Persebaya, Bonek, sempat ricuh di tribun selatan setelah Persebaya kalah dari Bali United dengan skor 3-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (20/10). (RadarBali/Miftahuddin Halim)
JawaPos.com – Pertandingan antara Bali United menjamu Persebaya Surabaya, Jumat (20/10), menyisakan luka. Komisi Disiplin (Komdis) PSSI diduga tengah menyiapkan sanksi atas kejadian tersebut.
Kejadian tak menyenangkan terjadi setelah Persebaya kalah 1-3 dari tuan rumah Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Kekalahan itu membuat oknum Bonek marah hingga membuat ulah di stadion kebanggaan warga Bali tersebut.
Fakta itu sebenarnya sangat disayangkan karena ada lima kesepakatan tertulis yang ditandatangani kedua manajemen sebelum menggelar laga tersebut.
Manajemen Bali United dan Persebaya Surabaya menyepakati beberapa hal jelang pertandingan yang mempertemukan kedua tim dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Namun, ternyata masih ada saja oknum Bonek yang hadir di stadion tersebut, walaupun tak menggunakan atribut kebanggaan Green Force. Mereka mengenakan pakaian mayoritas hitam, dan kehadiran mereka terlihat lebih ramai dibandingkan suporter Bali United. Mereka berada di tribun pojok selatan stadion.
Walau tak mengenakan atribut kebesaran Persebaya, sayangnya mereka masih bandel karena menyanyikan yel-yel untuk mendukung tim kesayangannya. Hal ini tentu akan berujung denda dari PSSI.
Tak hanya itu, saat pertengahan jalannya pertandingan babak kedua, dua orang oknum Bonek juga sempat loncat ke area pertandingan (tangga derijen) untuk memimpin rekan-rekannya bernyanyi. Panpel pun dibuat pusing dengan ulah Bonek.
Beruntung panitia pelaksana yang bertugas sigap menyuruh mereka kembali ke area penonton. Hal ini pun mengundang keramaian, terutama di tribun pojok selatan, tempat para Bonek mania berada. Selain itu, mereka juga duduk di pagar pembatas yang tentunya membahayakan diri mereka sendiri.
Jelang menit akhir pertandingan, berdasarkan pantauan RadarBali di luar lapangan, pihak keamanan juga melakukan pengusiran sejumlah suporter yang bikin ulah di dalam stadion.
Bahkan, pihak kepolisian menemukan ada yang membawa senjata tajam sehingga harus diamankan secara paksa. Tindakan tegas ini patut diapresiasi. Sehingga kejadian di Kanjuruhan saat Arema FC melawan Persebaya tak terulang lagi.
"Ini Bonek buat malu saja. Saya ini juga Bonek, tapi nggak berprilaku seperti mereka (yang bikin rusuh)," kata seorang Bonek lainnya tak terima melihat kelakuan rekannya.
Ini menandakan tak semua Bonek Mania suka bikin ulah, meski ancaman sanksi Komdis PSSI kini bakal diterima Bali United maupun Persebaya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
