
Dicky Kurniawan (tiga dari kanan) dikerubungi rekan-rekannya setelah membobol gawang Persipa Pati.
JawaPos.com – Rudy Eka Priyambada begitu lega saat wasit Axel Febrian Sinaga meniup peluit panjang. Itu menandai berakhirnya laga Gresik United melawan Persipa Pati di Stadion Gelora Joko Samudro. Rudy lega lantaran posisinya sebagai pelatih kepala Gresik United masih aman.
Sebab, Rudy akhirnya berhasil memutus rentetan hasil buruk dalam dua pertandingan sebelumnya. Kemarin (8/10) sore Samsul Arif dkk berhasil mendulang tiga poin. Mereka menang dengan skor 2-0. Dua gol Gresik United dicetak Dicky Kurniawan pada menit ke-47 dan M. Ridwan (69’).
”Alhamdulillah, saya masih di sini,” kata Rudy. “Saya mensyukuri hasil ini. Anak-anak bermain penuh tanggung jawab,” lanjutnya.
Selain itu, Rudy melihat Laskar Joko Samudro juga bermain sangat enjoy. Itu berarti taktik yang dipakainya bisa dipahami pemain. ”Sebelumnya saya memang masih meraba-raba soal taktikal. Kami kalah dua kali, itu pun di pertandingan tandang,” terangnya.
Salah satu taktik yang sangat tepat kemarin sore adalah menempatkan Dicky di posisi sayap kanan. Eks pemain Persebaya Surabaya yang biasanya bermain sebagai gelandang serang itu terlihat nyaman di posisi barunya.
Plus nama Gardhika Arya yang menggantikan Birrul Walidain di posisi bek sayap kanan. ”Arya saya mainkan untuk antisipasi long ball lawan. Karena posturnya bagus dan punya kecepatan,” ungkapnya.
Mantan pelatih fisik Persebaya itu berterima kasih atas kritik yang selama ini diberikan kepadanya. Kritik tersebut membuatnya bekerja lebih keras lagi. ”Itulah seni di sepak bola. Apalagi, tim ini membawa nama kota. Saya sekarang lebih termotivasi lagi,” ujarnya.
Selain memutus hasil buruk, kemenangan kemarin menaikkan posisi Gresik United di tabel klasemen. Untuk sementara, tim dengan kostum kebanggaan kuning-biru itu berada di posisi kedua, tepat di bawah Persela Lamongan. ”Kami akan terus melakukan perbaikan untuk bisa mencapai target promosi ke Liga 1,” harapnya.
Sementara itu, pelatih Persipa Nazal Mustofa mengatakan, gol cepat Dicky di babak kedua membuyarkan konsentrasi pemainnya. Padahal, di babak pertama, Persipa berhasil membuat Gresik United kebingungan untuk menyerang. ”Kebugaran pemain juga ikut drop karena terlalu tergesa-gesa menyerang. Kami akhirnya kecolongan dengan gol kedua,” terangnya.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
