
Rudy Eka Priyambada. (instagram @rudyekaprimbadapro)
JawaPos.com - Keputusan Rudy Eka Priyambada untuk berkarir di Arab Saudi cukup tepat. Empat gelar didapatnya bersama Al Nassr Women. Bahkan, dia punya kans untuk menambah satu gelar lagi.
Rudy Eka Priyambada masih belum bisa percaya dengan jalan hidup yang sedang dia jalani. Berawal dari tawaran menjadi asisten pelatih di Al Nassr Women melalui DM instagram Agustus tahun lalu, pelatih berusia 43 tahun itu ternyata sangat sukses berkarir di kasta tertinggi sepak bola Arab Saudi.
Sudah tiga gelar dipersembahkannya untuk Al Nassr Women tahun ini. Yakni Super Cup, Winter Cup, Liga Arab Saudi, dan King Cup tahun lalu. Bahkan, satu gelar lagi, yakni King Cup 2026 kemungkinan besar akan menambah koleksi trofinya. Al Nassr Women berhasil lolos ke semifinal.
''Rahasia kenapa saya sukses ya karena support system di Al Nassr Women bagus,'' jelasnya.
Mulai dari pemilihan pemain, khususnya asing. ''Ada enam pemain asing, harus mumpuni, top level,'' jelasnya.
Dari sisi fasilitas sangat lengkap. Lapangan latihan, gym, tempat tinggal, fasilitas penunjang lainnya seperti kendaraan pribadi disediakan dengan baik. ''Kalau tandang juga kami menginap di hotel bintang 5,'' ujarnya.
Rudy Eka menambahkan soal adaptasi tidak ada masalah. Di Al Nassr Women, komunikasi sehari-hari menggunakan bahasa Inggris. Mantan pelatih Gresik United itu juga sudah terbiasa hidup merantau sejak muda.
Namun, ada satu hal yang sempat membuatnya shock culture saat awal-awal bergabung. Karena tinggal di negara yang memakai hukum Islam di dalamnya, Rudy Eka mengaku tidak bisa sembarangan berkomunikasi dengan pemain Al Nassr Women. Baik lokal ataupun asing.
''Saya tidak boleh terlalu dekat. Tidak boleh ngobrol empat mata saja sama perempuan (pemain) di sini,'' ungkapnya.
Saat menjelaskan soal program latihan ataupun taktikal, Rudy Eka mengaku sangat berhati-hati. Dia harus memastikan semua 'aturan' yang ada ditaatinya.
''Kami juga tidak boleh pegangan tangan ataupun sentuhan dengan pemain,'' paparnya.
Di luar latihan atau pertandingan, Rudy Eka juga tidak diperbolehkan jalan-jalan berdua ataupun dengan beberapa pemain Al Nassr Women di tempat umum. ''Waktu pertandingan, pemain masuk dulu, persiapan ganti baju dan lain-lain. Setelah selesai, baru staf pelatih masuk melakukan briefing,'' tuturnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022