Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Oktober 2023 | 19.11 WIB

Makin Merana, Arief Catur Pamungkas Dapat Hukuman Tambahan dari Komisi Disiplin PSSI

Pesepak bola Dewa United Ady Setiawan (kanan) berebut bola dengan Persebaya Surabaya Arief Catur pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion Indomilk Arena , Tangerang, Banten, Sabtu (30/9/2023). - Image

Pesepak bola Dewa United Ady Setiawan (kanan) berebut bola dengan Persebaya Surabaya Arief Catur pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion Indomilk Arena , Tangerang, Banten, Sabtu (30/9/2023).

JawaPos.com – Full back Persebaya Surabaya, Arief Catur Pamungkas tak bisa berbuat banyak. Dia mendapat tambahan hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Selain mendapat kartu merah langsung dari wasit saat Persebaya dijamu Dewa United, Sabtu (30/9), dia menerima hukuman larangan bertanding sebanyak empat laga dan denda senilai Rp10 juta.

"Diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin," tulis keputusan Komdis.

Menurut Komdisi, tindakan Catur layak diberikan hukuman tambahan selain kartu merah yang sudah dia dapat. Hal itu merujuk pada Pasal 49 Ayat 1 Huruf (b) dan Ayat 2 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.

"Sdr. Arief Catur Pamungkas diberikan hukuman tambahan larangan bermain sebanyak 4 (empat) pertandingan sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat," tulis keputusan Komdis.

"Pengulangan terhadap pelanggaran terkait di atas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat," tutup keputusan itu.

Sial bagi Catur, karena hukuman yang diberikan Komdis PSSI itu tak dapat banding sesuai Pasal 119 Kode Disiplin PSSI. Artinya, Catur bakal menepi pada empat laga Persebaya ke depan.

Dia bakal absen saat membela Persebaya menghadapi Persib Bandung, Sabtu (7/10). Kemudian, saat Green Force dijamu Bali United pada 20 Oktober. Dan, dijamu Persik Kediri pada 28 Oktober. Terakhir saat Persebaya menjamu Persis Solo pada 4 November.

Komdis PSSI menilai hukuman tambahan itu wajar diberikan kepada pemain berusia 24 tahun itu, karena Catur kedapatan secara sengaja melakukan pelanggaran keras dengan cara menyikut bagian kepala belakang pemain Dewa United, Ady Setiawan.

Keduanya sempat terlibat perebutan bola udara, tapi Catur terbukti lewat tayangan video maupun foto menyikut Ady hingga kolaps di lapangan dan mendapatkan perawatan medis. Ady bahkan harus dilarikan ke rumah sakit atas insiden tersebut.

Walau Catur dan perwakilan manajemen Persebaya mengunjungi Ady di rumah sakit untuk memberikan dukungan moril dan meminta maaf, tapi sidang Komdis PSSI yang dipimpin Eko Hendro Prasetyo. Kemudian diikuti Asep Edwin Firdaus, Hasani Abdulgani, Aji Riduan Mas, dan Mahfudin Nigara tetap memberikan hukuman tambahan kepada Catur.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore