
Dendy Sulistyawan (kiri) saat menjalani latihan bersama timnas senior Indonesia jelang lawan Turkmenistan. Kemenangan di FIFA Matchday itu membuat Dendy optimistis akan peluangnya bersama Bhayangkara.
JawaPos.com – Dendy Sulistyawan memberi bukti jika dirinya layak dipercaya menjadi juru gedor tim nasional Indonesia. Gol spektakuler yang diukir ke gawang Turkmenistan pada laga FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/9), turut mengantar skuad Garuda menang dua gol tanpa balas.
Saat nama Dendy kembali dipanggil pelatih Indonesia, Shin Tae-yong, banyak kritik tertuju kepada striker Bhayangkara FC itu. Hal itu tidak lepas dari performa Dendy dan The Guardian yang belum maksimal di kompetisi Liga 1 musim ini.
Akan tetapi, Dendy yang juga polisi berpangkat Briptu itu tidak terpengaruh dengan komentar-komentar negatif yang ditujukan kepadanya. Dipercaya tampil sebagai starting XI di laga kontra Turkmenistan, dirinya memberi bukti dengan sebuah gol indah yang membuat skuad Garuda unggul 1-0 di babak pertama.
Mendapat bola liar hasil dari sapuan tidak sempurna pemain belakang Turkmenistan, tanpa ampun langsung dieksekusi dengan indah dari luar kotak penalti oleh Dendy. Namun, pemain yang juga kapten Bhayangkara FC itu tidak melihat aksinya itu hanya usahanya pribadi saja.
“Alhamdulilah kami bisa memenangkan pertandingan. Alhamdulilah juga saya bisa mencetak satu gol untuk timnas Indonesia,” ungkap Dendy selepas pertandingan.
“Kami bermain sudah cukup baik. Kami bekerja keras semua. Tapi, tetap ada beberapa hal lagi yang harus kami perbaiki ke depannya,” lanjutnya.
Sukses Dendy turut membawa timnas Indonesia menang 2-0 atas Turkmenistan, tentu diharapkan bisa dibawanya ke skuad Bhayangkara FC, terutama dalam upayanya mencetak gol di Liga 1.
Keinginan itu layak didorong karena posisi The Guardian di klasemen sementara Liga 1 juga masih terperosok di dasar klasemen sementara. Dari 11 pertandingan yang sudah dimainkan, Bhayangkara FC telah menelan delapan kekalahan, dua kali imbang, dan sekali menang.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
