
PERSIAPAN INTENS: Asisten pelatih Deltras FC M. Khusen memberikan semangat kepada skuad The Lobster saat latihan di Lapangan Siwalanpanji, Sidoarjo, Senin (7/8) lalu.
JawaPos.com – Liga 2 2023– 2024 rencana awal bergulir mulai 8 September. Praktis, waktu yang ada sekitar satu bulan lagi. Namun, sampai kemarin, status kompetisi belum jelas.
CEO Deltras FC Amir Burhannudin menyatakan harapannya agar kompetisi bisa bergulir sesuai jadwal yang direncanakan. ’’Sejauh ini kami, jajaran klub, tinggal menunggu sirkuler tentang grouping dan jadwal. Rencana awal tanggal 8 (September) kickoff. Tapi sampai sekarang belum ada jadwal,’’ tuturnya kepada Jawa Pos Selasa (8/8).
Sementara itu, Manajer Perserang Serang Babay Karnawi menilai, satu bulan jelang kompetisi seharusnya sudah ada titik terang. Mulai dari manager meeting, jadwal tanding, hingga format kompetisi.
’’Jadi, kami sebagai klub ya bingung lah, Ini akan dilaksanakan apa nggak. Kami klub ingin secepatnya ada keputusan,’’ ujarnya.
Lantas, mengapa persiapan terkesan lambat? Dari info yang didapatnya, kepastian kompetisi masih menunggu instruksi Ketum PSSI Erick Thohir. ’’Nah, Ketum PSSI sendiri sampai saat ini belum memberikan perintah kepada LIB untuk segera melaksanakan,’’ katanya.
Salah satu alasannya terkait subsidi yang bakal diterima klub. Mulanya, klub meminta subsidi Rp 2 miliar. Hal itu meningkat jauh dari musim lalu yang hanya Rp 800 juta.
Sebab, musim ini ada regulasi pemain asing di Liga 2 yang otomatis membuat pengeluaran klub bakal lebih besar. ’’Ya kami mau dapat lebih besar juga,’’ ucapnya.
Tapi, lanjut dia, bukan seberapa besar jumlah subsidi, tetapi lebih ke informasi dan kepastian terkait kompetisi. ’’Kalau kompetisinya akan digelar, ya berapa pun (subsidi) kami terima lah,’’ ujarnya.
Menurutnya, tidak adanya kejelasan tersebut menambah beban klub. Apalagi, persiapan timnya untuk mengarungi kompetisi sudah matang lantaran sudah latihan per 3 Juli lalu.
Saat persiapan ini, anggaran yang keluar sudah besar. Di antaranya, selain untuk mengontrak pemain, juga untuk biaya operasional latihan dan partai uji coba. Di sisi lain, Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus mengatakan, pihaknya saat ini belum bisa berbicara banyak terkait kepastian Liga 2.
Sebab, PT LIB kini terus menunggu PSSI untuk membuat keputusan. ’’PSSI memerintahkan apa kepada LIB, kami jalankan. Hanya itu saja,’’ ucapnya di kawasan Sudirman Central Business District, Jakarta.
Ferry menjelaskan, kedua format yang beredar masih sebatas usulan. Dua usulan tersebut didasarkan pada beberapa aspek yang bisa memengaruhi jalannya kompetisi dari awal hingga akhir. Liga 2 ditargetkan tuntas pada Maret 2024.
’’Jadi itu sudah kami serahkan semua ke PSSI. Tinggal di PSSI keputusannya seperti apa,’’ jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komite Sepak Bola PSSI Eko Setyawan memastikan Liga 2 akan bergulir sesuai jadwal. Jadwal kompetisi kasta kedua di tanah air itu hingga saat ini belum berubah dan akan tetap dimulai pada 8 September 2023.
Terkait format, lanjut Eko, PSSI segera mengumumkannya dalam waktu dekat. Yang pasti, ada dua format yang telah dikirimkan kepada PT LIB untuk Liga 2. Yakni, versi baru dan juga versi kesepakatan sarasehan di Surabaya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
