
Arema FC menjadi bulan-bulanan ketika dihajar Persik Kediri, 2-5, di Stadion Brawijaya, Sabtu (15/7).
JawaPos.com – Persik Kediri akan menghadapi tuan rumah Dewa United FC pada pekan keempat Liga 1 2023/2024 yang berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (21/7) malam.
Meski dihadapkan dengan persiapan yang singkat dan absennya sejumlah pemain, namun tak menyurutkan motivasi tinggi Persik usai mengalahkan Arema FC dengan skor telak 5-2 di laga sebelumnya.
"Latihan untuk laga ini cukup singkat. Karena kemarin kami masih menjalani masa pemulihan setelah pertandingan Derbi Jatim. Kemudian harus melanjutkan perjalanan jauh kemarin," tutur pelatih Persik Marcelo Respide.
Apapun yang dialami tim berjuluk Macan Putih, poin maksimal harus diraih Persik untuk mengamankan posisi dalam tangga klasemen sementara.
Laga pun diprediksi tidak mudah, karena Persik harus kerja keras untuk melawan Dewa United yang di awal kompetisi ini berhasil mempertahankan tren positifnya.
Tim asuhan Jan Olde Riekerink saat ini berada di posisi kedua dengan mengumpulkan 7 poin hasil dari dua kemenangan melawan Arema FC (1-0) dan PSM Makassar (1-2) serta mengimbangi Persib Bandung (2-2).
"Kami tahu Dewa United punya skuad yang tangguh saat ini. Mereka memanfaatkan momentum yang tepat dan berada di papan atas klasemen," ucap Marcelo Rospide.
"Sementara kami harus datang ke sini tanpa bisa diperkuat beberapa pemain andalan. Tapi, bagi saya, pertandingan harus tetap berjalan. Kami akan berjuang secara maksimal melawan Dewa United," imbuhnya.
Sementara itu, mengingat adanya peraturan baru dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait larangan suporter tim tamu untuk hadir dalam pertandingan, Dewan Pembina Persik Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menggelar nonton bareng (nobar) perjuangan Bayu Otto dan kawan-kawan. “(Persik Mania) wajib nobar, jam tujuh malam di Convention Hall,” kata Hanindhito.
Selain itu, dia juga mengimbau agar tidak satu pun suporter Persik Mania hadir ke stadion karena adanya larangan yang telah diterbitkan tersebut. “Kita doakan semoga Macan Putih bisa meraih tiga poin penuh,” pungkasnya.
Sementara Dewa United FC diklaim berada di atas angin jelang pertandingan tersebut.
Selain belum pernah kalah, Dewa United juga baru saja mengimbangi tim kuat Persib Bandung dengan skor 2-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (14/7) lalu.
Meski begitu, pelatih Jan Olde Riekerink pantang meremehkan Macan Putih. "Kita sudah bicarakan sebelumnya, di mana kita akan menjalani laga tandang yang sulit. PSM, Persib, dan Bali United. Beruntung kita bisa melewatinya dengan baik. Kini menghadapi Persik, pastinya mereka memiliki motivasi untuk mengalahkan kita. Tapi, kita juga memiliki ambisi untuk bisa terus bertahan di empat besar. Maka dari itu, kita harus menunjukkan motivasi sama agar bisa tampil baik," ujar pelatih asal Belanda ini.
Walaupun baru mencatatkan satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan, tim asal Kediri berpotensi menjadi ancaman bagi Dewa United yang ingin terus di posisi papan atas. Terlebih, mereka baru saja meraih kemenangan besar di kandangnya.
"Kita bisa lihat mereka memiliki perencanaan yang baik ditambah mereka juga bertemu lawan yang bagus di laga sebelumnya seperti Borneo FC, Madura United, maupun Arema FC. Bahkan, mereka mencetak lima gol dan saya terkesan permainan mereka. Tapi, sekali lagi, kita harus targetkan kemenangan meskipun pada satu sisi bukan hal mudah mengingat mereka juga baru mencetak lima gol pada laga sebelumnya," tambahnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
