Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Juli 2023 | 00.00 WIB

Hukuman AFC Saat Final SEA Games Indonesia vs Thailand Dinilai Salah Sasaran

Keributan yang terjadi Timnas Indonesia U-22 pada final sepak bola SEA Games 2023 (16/5). - Image

Keributan yang terjadi Timnas Indonesia U-22 pada final sepak bola SEA Games 2023 (16/5).

JawaPos.com - Kericuhan dalam laga final sepak bola SEA Games 2023 berbuntut panjang. AFC memberikan sanksi tegas.

Yaitu, denda dan larangan tampil di pertandingan internasional buat sejumlah pemain dan ofisial. Baik di kubu Indonesia maupun Thailand.

Sanksi itu dijatuhkan kepada Titan Agung dan Komang Teguh. Mereka diskors tidak bisa bermain di level internasional dalam enam laga plus denda USD 1.000.

Hukuman juga diberikan kepada M. Taufany. Namun, hukuman untuk pemain Borneo FC Samarinda itu lebih ringan. Dia hanya dilarang mentas dalam enam laga internasional.

Selain pemain, ofisial timnas juga disanksi AFC. Yakni, team staff Tegar Diokta dan pelatih kiper Sahari Gultom. Hukuman mereka sama dengan Titan dan Komang.

Manajer Timnas Indonesia Kombespol Sumardji memastikan PSSI bakal mengajukan banding kepada AFC. Langkah itu diambil karena ada keputusan AFC yang keliru.

’’Coach Sahari semestinya tidak terlibat sama sekali. Tapi, kenapa dikenakan sanksi? Ini yang sedang kami coba untuk mengajukan banding,’’ ujar anggota Exco PSSI itu di Lapangan A, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin. (fiq/c6/bas)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore