
SLOT ASIA TENGGARA: Song Ui-young (tengah) ditemani agennya Gabriel Budi (kiri) saat tiba di Surabaya, Sabtu.
JawaPos.com - Sepak bola Indonesia sebenarnya tidak asing bagi Song Ui-young. Sebelum diperkenalkan Persebaya Surabaya sebagai pemain asing Asia Tenggara, pemain berusia 29 tahun itu pernah melawan dua tim asal Indonesia. Yakni, Persija Jakarta dan PSM Makassar.
Song bertemu dua tim tersebut pada ajang AFC Cup. Persija bahkan pernah dibobolnya tiga kali di AFC Cup.
”Saat bersama timnas Singapura, saya juga pernah melawan Indonesia,” ungkapnya kepada Jawa Pos. ”Sepak bola Indonesia itu keras, cepat, dan intensitasnya tinggi,” lanjutnya.
Modal itulah yang akan dipakai untuk secepatnya beradaptasi dengan gaya main Persebaya. Selain itu, pemain yang dinaturalisasi Singapura pada 2021 tersebut mengenal Persebaya dari beberapa mantan pesepak bola.
Salah satunya eks pemain Korea Selatan yang pernah membela Persebaya, Han Ji-ho. Dari Han Ji-ho, Song diberi tahu bagaimana Persebaya. Bagaimana sejarah dan fanatisme suporternya.
”Agen saya (Gabriel Budi) juga kirim video atmosfer pertandingan Persebaya dengan suporter. Luar biasa dukungan Bonek untuk tim ini,” paparnya.
Selain Ji-ho, legenda timnas Singapura Fandi Ahmad juga punya peran besar. Fandi memberikan banyak bocoran bagaimana kehidupan di Surabaya.
Maklum, Fandi pernah tinggal di Kota Pahlawan ketika membela Niac Mitra di era 1980-an. Dia juga sudah berkomunikasi dengan pelatih Aji Santoso sebelum tiba di Surabaya, Sabtu.
”Persebaya melakukan pendekatan serius kepada saya. Itu yang juga jadi alasan saya memilih Persebaya,” tuturnya.
Selain Persebaya, Song tidak menampik beberapa klub Liga 1 hingga klub dari Thailand dan Malaysia memintanya bergabung. Namun, Persebaya menjadi pilihannya.
”Saya ingin membawa Persebaya jadi juara dan masuk ke Liga Champions Asia,” harapnya.
Manajer Persebaya Yahya Alkatiri mengatakan, Song memenuhi kriteria yang dibutuhkan tim. Selain kualitas, mantan pemain Home United itu menjadi modal Persebaya memperluas pasar.
”Pemain yang kami punya kualitasnya tinggi. Insya Allah level Persebaya juga harus tinggi,” bebernya. (rid/c19/bas)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
