
SEMANGAT TINGGI: Pemain asing Persebaya Surabaya Bruno Moreira berlatih di Lapangan B Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin. Persebaya sejauh ini baru memiliki empat pemain asing.
JawaPos.com - Konsep penyelenggaraan Liga 1 musim 2023–2024 dipastikan berubah. Perubahan itu tertuang dalam surat bernomor 209/LIB-COR/V/2023 yang dikirimkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) kepada seluruh klub peserta Liga 1.
Berdasar surat yang ditandatangani Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus itu, perubahan konsep yang paling nyata ada pada format kompetisi. Kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu digelar dengan dua format.
Yaitu, format regular series dan championship series. Fase regular series menggunakan sistem home-away. Kemudian digelar pada 1 Juli 2023 sampai 28 April 2024.
Empat tim teratas pada fase regular series akan melaju ke babak championship series. Fase itu juga menggunakan format home-away.
Lalu dimainkan pada 4–26 Mei 2024. Pada fase itu, tim yang berada di peringkat teratas hingga urutan di bawahnya akan mendapatkan slot tampil di AFC Club Competition 2024–2025.
”Peringkat pertama sampai keempat akan lolos ke championship series. Terkait berapa tim yang lolos ke Asia, nanti bergantung slot AFC Club Competition 2024–2025,” ujar Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus kepada Jawa Pos melalui pesan singkat tadi malam.
Yang berubah dalam penyelenggaraan Liga 1 musim depan bukan hanya format kompetisi. Melainkan juga regulasi pemain muda dan pemain asing.
Terkait pemain muda, setiap tim wajib memainkan minimal satu pemain U-23 dalam starting line-up dengan durasi paling sedikit 45 menit per pertandingan. Lalu, soal pemain asing, setiap klub boleh mendaftarkan enam pemain.
Perinciannya, lima pemain dari negara mana saja dan satu wajib pemain asal Asia Tenggara. Dan, semua pemain asing boleh dimainkan secara bersamaan.
Pelatih PSS Sleman Marian Mihail menyambut baik regulasi yang akan diterapkan di Liga 1 musim 2023–2024 itu. Menurut pelatih 65 tahun tersebut, apa yang dikonsepkan PT LIB bagus untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Termasuk rencana menerapkan VAR pada putaran kedua kompetisi.
”Regulasi itu sempurna untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Bagus untuk mengimprovisasi standar sepak bola Indonesia,” kata pelatih berkebangsaan Rumania itu kemarin sore.
Media Officer Persis Solo Bryan Barcelona menambahkan, konsep baru Liga 1 merupakan hasil kesepakatan semua klub. Karena itu, Persis tidak menyoroti soal format kompetisi.
”Yang lebih penting bagi kami adalah soal konsistensi jadwal dan kejelasan teknis. Tapi, kami mengapresiasi komunikasi yang lebih awal dari biasanya. Kami berharap semua bisa berjalan lancar,” ucap Bryan.
”Kami sepakat dengan sistem kompetisi tersebut. Karena memang itu sudah menjadi ketentuan,” kata Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Annisa Zhafarina. (fiq/gus/c19/ali)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
